Kalbar Buka Peluang Investasi

Kalbar Buka Peluang Investasi

  Jumat, 2 September 2016 10:33
KUNJUNGAN: Wagub Kalbar Christiandy Sanjaya berfoto bersama Perhimpunan HAKKA Serawak Malaysia di Kantor Gubernur Kalbar.

Berita Terkait

PONTIANAK - Wakil Gubernur Kalimantan Barat Christiandy Sanjaya mengatakan Pemprov Kalbar selalu membuka bagi peluang investasi yang masuk.

Menurutnya, investasi yang masuk tidak hanya menjalin kerja sama yang baik tapi juga menguntungkan kedua negara. Saat ini, kata dia, cukup banyak investasi dari malaysia yang di Kalbar.

“Dari data BPMPTSP Kalbar investasi dari Malaysia di Kalbar nomor dua setelah Singapura. Artinya banyak nilai investasi dari Malaysia yang dilakukan secara terus menerus,” kata Christiandy saat menerima kunjungan Perhimpunan HAKKA Serawak di Ruangan Praja I Kantor Gubernur Kalimantan Barat siang kemarin.

Dia berharap bisa mendorong jumlah investasi dari Malaysia ke Indonesia khususnya Kalbar dapat lebih meningkat.

“Tidak menutup kemungkinan setelah terbentunya sentral perikanan terbesar di Pulau Tanjung Datok mereka akan bersama-sama berinvestasi,” jelasnya.

Ketua Kadin Kalbar Santyoso Tio mengajak delegasi untuk memanfaatkan peluang dan investasi di Kalbar. Menurutnya peluang investasi cukup banyak. Di antaranya sektor pertambangan, minyak, batubara, kelautan, perikanan, industri CPO, dan lain sebagainya.

Ketua Umum HAKKA Serawak Malaysia Ku Fut Po mengatakan kunjungan itu bisa menjadi sarana informasi bagi kedua negara. Sebab dia menilai banyak sekali kesempatan dan kegiatan yang bisa terjalin antara Serawak, Malaysia dan Indonesia, terutama di Kalbar.

Rombongan HAKKA  yang datang berjumlah 36 orang dipimpin Ketua Umum HAKKA Serawak, Malaysia Ku Fut Po dan Ketua Perhimpunan HAKKA Indonesia Nurdin Purnomo. Pertemuan itu membahas masalah perdagangan seperti industri makanan serta pembahasan prosedur-prosedur yang akan dilalui.

Hadir pada pertemuan, Asisten II Setda Kalbar, Lensus Kandri, Kepala Badan BPMPTSP Kalbar Sri Jumiadatin, Perwakilan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalbar, Ketua Perhimpunan HAKKA Indonesia Nurdin Purnomo, serta Ketua Kadin Kalbar Santyoso Tio. (mse) 

 

Berita Terkait