Kades MangkirKantor DesaParigi Disegel

Kades MangkirKantor DesaParigi Disegel

  Jumat, 29 March 2019 11:03
MEDIASI: Warga berkumpul di sebuah mediasi yang digelar Polsek Mempawah Hulu, Rabu (27/3) lalu.

Berita Terkait

 Mempawah Hulu melarang masyarakat untuk melakukan Aksi penyegelan karena akan mengganggu jalannya pemerintahan desa serta pelaksanaan Pemilu 2019,” jelas Kapolsek.

Sementara itu, Irwan tokoh masyarakat desa parigi, menyampaikan bahwa hal ini agar secepatnya di selesaikan. Perwakilan masyarakat Parigi harus kompak. Warga mendesak agar Kades segera mungkin diganti menjadi seorang Pelaksana Tugas (Plt) atau Penjabat Sementara (Pjs) agar pemerintahan dapat berjalan seperti biasa. 

“Kami meminta agar kades parigi Martin membuat surat pengunduran diri sebagai Kades.” ujarnya

Vinsensius, mantan Kades sebelumnya, menyampaikan pertemuan hari ini harus ada hasilnya karena kami sebagai masyarakat sudah jenuh di undang desa untuk mensikapi masalah ini. “Kami harap BPD untuk secepatnya memenuhi administrasi pergantian kades. Kita jangan saling menyalahkan dalam hal ini, karena kepala desa juga dipilih oleh masyarakat, kita harus gerak cepat dalam pergantian kades.” ucap Vinsen.

Ia meminta kepada aparat desa untuk secepatnya membuat surat ke Pemda tentang pergantian kades. Meminta kepada aparat desa untuk selalu melayani masyarakat menyangkut masalah dokumen kependudukan.

“Kami meminta ijin kepada pihak Kepolisian akan menyegel kantor Desa karena percuma juga ada kantor desa tetapi pelayanan tidak ada dan Kadesnya juga tidak pernah hadir,” tambah vinsen.

Mediasi tersebut pun menghasilkan keputusan bawah warga tetap memberikan tenggang waktu. Apabila belum ada respon dari Pemerintahan Kabupaten Landak atas permasalahan ini pada tanggal 21 April, seluruh Tokoh dan elemen Masyarakat tetap akan menyegel Kantor Desa Parigi. (mif)

Berita Terkait