Juaranya, Sapi Limosin 999 Kilogram

Juaranya, Sapi Limosin 999 Kilogram

  Kamis, 8 September 2016 09:30
BERUKURAN JUMBO: Sapi seberat 999 kilogram milik Hasanudin yang menjadi pemenang kategori Sapi Extreem diarak kemarin. Bahkan Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf sempat melihat sapi-sapi yang diperlombakan dalam kontes ternak di Puspa Agro Sidoarjo.

Berita Terkait

HASANUDIN sangat bangga. Sapi yang telah dipeliharanya selama empat tahun kembali memenangi Kontes Ternak Se-Sidoarjo. Sapi Limosin yang berbobot hampir 1 ton, persisnya 999 kilogram, itu pun langsung dibeli KH Agoes Ali Mashuri. Pengasuh Ponpes Bumi Sholawat tersebut memberikan ’’mahar’’ seharga Rp 70 juta. Sebagai juara, (6/9) sapi milik Hasanudin itu mendapatkan kesempatan pertama untuk berjalan di atas catwalk dengan ’’dijaga’’ tiga orang. Bobot yang begitu berat tersebut sempat membuat mereka kewalahan. Tidak terkecuali, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf dan Wakil Bupati Nur Ahmad Syaifuddin yang ikut mencoba memegangnya.

Hasanudin menyatakan, kemenangan itu kali kedua diraih sapi tersebut dalam kontes ternak di Sidoarjo untuk kategori Sapi Extreem. Tahun lalu beratnya baru mencapai 950 kilogram. Saat itu pria 35 tahun tersebut sengaja belum mau menjualnya. Dia masih ingin berupaya mengge mukkannya lagi. Ternyata tahun ini sapi miliknya kembali menang. ’’Sebelum ikut kontes, sapi ini dibeli Gus Ali. Jadi, sapi ini tidak kami lelang lagi,’’ ujar pria asal Desa Kemiri, Kecamatan Sidoarjo, tersebut.

Kontes ternak itu rutin dise lenggarakan Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan (DP3) Sidoarjo. Tahun ini kontes tersebut diikuti 300 peserta. Setelah seleksi, terpilih 62 sapi dan 91 kambing sebagai finalis. Cak Nur, sapaan Nur Ahmad Syaifuddin, berharap kegiatan kontes ternak itu mampu menjadi salah satu pemicu untuk meningkatkan produktivitas sapi dan kambing di Kota Delta. ’’Apalagi, saat ini menjelang hari kurban,’’ ungkapnya.

Gus Ipul, panggilan akrab Saifullah Yusuf, menuturkan bahwa kontes ter nak tahunan semacam itu menjadi kegiatan yang tepat untuk memamerkan prestasi peternak. Mulai bobotnya, produktivitas susu, hingga pembibitan. ’’Para peternak memang harus diapresi asi dan terus diberi pendampingan oleh pemerintah,’’ tegasnya. Menurut dia, stok sapi di Jatim sangat aman. Bahkan, 30 persen sapi dari Jatim ikut berkontribusi untuk memenuhi sebagian kebutuhan nasional.

Kepala Bidang Peternakan dan Kehewanan DP3 Sidoarjo drh Bambang Erwanto menjelaskan, kontes ternak sapi terbagi dalam sembilan kategori. Yakni, Sapi Betina Induk PO, Betina Hasil IB, Betina Calon Induk SH, Betina Calon Induk Hasil IB, Pejantan Hasil IB, Calon Pejantan Hasil IB, Kurban PO, Kurban Hasil IB, dan Sapi Extreem. Untuk kelompok kambing, ada delapan kategori. Yaitu, Kambing Peranakan Etawa (PE) Jantan, PE Betina, PE Kurban, Domba Kurban, Domba Ekor Gemuk Jantan, Ekor Gemuk Betina, Kacang Jantan, dan Kacang Betina. ’’Sapi dan kambing yang terbaik ditentukan dari ideal badan dan kesehatan keseluruhanterangnya. (ayu/c14/pri)

Berita Terkait