Jokowi-Prabowo Sama-Sama Tegaskan Kemenangan

Jokowi-Prabowo Sama-Sama Tegaskan Kemenangan

  Jumat, 19 April 2019 14:35
KLAIM MENANG: Dua kubu pasangan calon presiden menggelar konferensi pers, Kamis (18/4). Kedua Paslon, baik Jokowi-Ma’ruf Amin maupun Prabowo-Sandi sama-sama mengklaim kemenangan dalam pilpres. RAKA DENNY/ HENDRA EKA/JAWAPOS

Berita Terkait

JAKARTA –  Calon presiden Joko Widodo kembali menegaskan kemenangannya atas paslon Prabowo  Subianto – Sandiaga Uno. Menurut kandidat petahana itu, keunggulannya itu didukung 12 lembaga survei. Sementara itu, Prabowo-Sandi juga menyatakan kemenangan atas Paslon Jokowi-Ma’ruf Amin berdasarkan hitungan internal.

Mengawali konferensi pers yang digelar di depan Restoran Plataran Jalan Hos Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Selatan kemarin (18/4), Jokowi mengatakan bahwa dirinya mendapatkan ucapan selamat dari beberapa kepala negara sahabat. Yaitu, Perdana Menteri Malaysia Mahatir Muhammad, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan 22 kepala negara lainnya. “Mereka telah memberikan ucapan atas berlangsungnya pesta demokrasi besar di negara kita,” tuturnya.

Mereka juga mengucapkan selamat atas keberhasilan Jokowi – Ma’ruf dalam pilpres 2019 yang ditanyakan unggul oleh sejumlah survei. Menurut dia, lembaga survei sudah memberikan angka yang jelas terkait perolehan suara. Jokowi mengatakan, hari sebelum dia sengaja tidak menyampaikan angka hasil quick count, karena penghitungan suara masih di bawah 70 persen. “Sekarang kan sudah mencapai hampir 100 persen.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, 12 lembaga survei mengatakan Jokowi – Ma’ruf memperoleh suara 54,5 persen unggul di atas Prabowo – Sandi yang meraih suara 45,5 persen. Quick count merupakan cara penghitungan yang ilmiah. Menurut pengalaman sebelumnya, akurasinya mencapai 99 persen, hampir sama dengan real count.

Namun, lanjut dia, pihaknya akan tetap sabar. Bersabar menunggu penghitungan resmi dari KPU. Mantan Wali Kota Solo itu berharap, perhitungan yang dilakukan KPU bisa segera diselesaikan.

Sementara itu, Prabowo kembali mengklaim kemenangannya dalam pilpres. Pernyataan itu disampaikan dengan didampingi Sandiaga Uno di teras kediaman Prabowo di Kertanegara.

Tampak juga Ketua Majelis Kehormatan PAN Amien Rais, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan, Erwin Aksa, Rachmawati Soekarnoputri, dan sejumlah ulama alumni 212. Pernyataan itu disampaikan sekitar pukul 17.15 WIB, berselang 5 menit setelah kehadiran Sandi di Kertanegara.

Prabowo menyampaikan, pernyataan politiknya kali ini adalah untuk menyampaikan kemenangan. Dia menyebut hasil real count pihaknya mencapai lebih dari 60 persen. ’’Pada hari ini, saya, Prabowo Subianto, menyatakan bahwa saya dan Saudara Sandiaga Salahuddin Uno mendeklarasikan kemenangan sebagai presiden dan wakil presiden RI tahun 2019–2024 berdasar penghitungan lebih dari 62 persen real count,’’ kata Prabowo disambut sorak-sorai dan takbir pendukung dari balik pagar.

Prabowo menyatakan, kemenangan itu dideklarasikan lebih cepat. Sebab, ada indikasi upaya memenangkan calon lain yang berbeda dari hasil real count miliknya. ’’Kami punya bukti bahwa telah terjadi usaha-usaha dengan berbagai macam kecurangan, baik di tingkat kelurahan, kecamatan, maupun kabupaten/kota,’’ ujar ketua umum Partai Gerindra tersebut.

Prabowo meminta pendukung, simpatisan, dan relawan untuk bersyukur atas kemenangan itu. ’’Kami mohon kemenangan yang diperoleh jangan menjadikan jemawa dan berlebihan,’’ kata Prabowo. Dia menyampaikan pernyataan seperti Jokowi bahwa rantai persaudaraan yang terputus harus tersambung kembali. Prabowo juga siap menjalin persahabatan dengan pasangan Jokowi dan Ma’ruf Amin. ’’Kami akan menjadi presiden seluruh rakyat Indonesia, NKRI kita cintai, berdasar Pancasila dan UUD 1945,’’ tegasnya.

Selama pidato kemenangan tersebut, Sandi tampak diam. Sosok yang kerap tampil energik, suka menjabat tangan, dan memeluk kolega politiknya itu tampak lesu. Baru saat Prabowo mengakhiri pidato dengan takbir dan pekik merdeka masing-masing tiga kali, Sandi terlihat ikut mengacungkan salam dua jari.

Saat Prabowo mengakhiri pidato, banyak awak media yang meminta Sandi ikut menyampaikan pernyataan. Namun, Sandi bergeming. Meski dipanggil berkali-kali, Sandi hanya membalas dengan melambaikan tangan kepada awak media. Sandi pun langsung masuk ke kediaman Prabowo. Berbeda dengan Sandi, Prabowo menuju pintu pagar, menaiki sebuah tangga, serta melambaikan salam kepada simpatisan dan pendukung. Hanya beberapa saat menyapa pendukungnya, Prabowo langsung masuk ke kediamannya. (bay/c19/oni)

 

Berita Terkait