Jeno: Perkuat Fondasi Ekonomi Kerakyatan

Jeno: Perkuat Fondasi Ekonomi Kerakyatan

  Minggu, 29 July 2018 18:46

Berita Terkait

PONTIANAK - Anggota DPD RI Komisi XI Michael Jeno sosialisasikan empat pilar kepada ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Pontianak pada Minggu pertama bulan Juni. Tidak sekadar mensosialisasikan empat pilar dasar negara, Dia juga membahas pentingnya sistem ekonomi kerakyatan untuk mengatasi jurang si kaya dan si muskin.

Dia sangat yakin sistem ekonomi kerakyatan mampu memangkas ketimpangan ekonomi di tanah air. Kendati demikian, diakuinya tidak hanya permasalahan ekonomi yang mesti dibenahi, tapi juga permasalahan sosial dan politik. Untuk itu, ideologi yang berlandaskan empat pilar kebangsaan mesti menjadi kerangka dasar yang dimiliki oleh setiap warga, khususnya generasi muda. Empat pilar kebangsaan yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan harga mati yang harus dipertahankan.

Ekonomi kerakyatan, sebut dia, penting untuk memperkuat fondasi ekonomi bangsa dalam menghadapi era pasar global deasa ini. “Ekonomi kerakyatan adalah identitas kita yang harus diperkuat. Pemerintah sudah memberikan akses pembiayaan bagi petani, nelayan dan pedagang kecil. Ini harus kita manfaatkan. Kalau usaha rakyat kuat, maka ekonomi negara akan kuat juga,” sebut orang yang membidangi masalah fiskal, perbankan dan industri jasa keuangan lainnya ini.

Jeno mengakui, ekonomi dalam negeri sudah belum sepenuhnya berbasis ekonomi kerakyatan. Namun beberapa program pemerintah sudah ada yang mengarah ke sana. Misalnya kredit usaha rakyat dan kredist usaha ultra mikro. Program lainnya adalah Dana Desa. “Dana Desa sangat Pancasila sekali. Dana Desa ini sifatnya swakelola. Mempersilahkan masyarakat desa untuk bergotong-royong dalam memakmurkan desanya lewat dana ini. Walaupun dalam pelaksanannya masih ada kendala,” kata dia. (ars)

Berita Terkait