Jembatan Ketungau II Difungsikan 2020

Jembatan Ketungau II Difungsikan 2020

  Selasa, 24 July 2018 10:00
PANTAU: Bupati Sintang saat memantau progres Jembatan Ketungau II Sabtu (21/7). Jembatan ini ditargetkan selesai pada 2020. SITI SULBIYAH/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SINTANG – Jembatan Ketungau II oleh Pemerintah Kabupaten (Pembak) Sintang ditargetkan berfungsi pada tahun 2020. Pengerjaan abutment jembatan Ketungau II yang saat ini sudah rampung, memungkinkan agar di tahun ini pancang tiang tengah dapat mulai dikerjakan.

“Saya mintakan tahun ini pancang tiang tengah dengan dana sekitar 3 miliyar lebih harus jadi pancang tiang tengah dengan fender atau pelindungnya” ungkap Jarot, Sabtu (21/7)

Jarot menjelaskan bahwa tahun 2018 ini melalui APBD Pemkab Sintang sudah menganggarkan untuk melanjutkan pengerjaan jembatan ketungau II sebesar 5 miliar rupiah, dimana 3 milair rupiah lebih untuk pancang tiang tengah dan 1 miliyar lebih untuk mobilisasi rangka baja dari Jakarta. 

“Karena untuk melanjutkan pembangunan jembatan ketungau II tersebut pemerintah Kabupaten Sintang mendapat bantuan rangka baja bentang 2x60 dari Kementrian PUPR, tapi pemerintah Kabupaten Sintang harus menyiapkan alokasi anggaran untuk mobilisasinya dari Jakarta menuju Sintang,” jelasnya.

“Kiata bersyukur pemerintah pusat memberikan rangka baja bentang 2x60 tipe A, tetapi barangnya di gudang PU Jakarta dengan biaya angkut mencapai 1 miliyar lebih,”tambah jarot.

Pihaknya menargetkan tahun 2018 ini pancang tiang tengah dengan fendernya pengerjaannya diselesaikan dan rangka bajanya sudah sampai di Sintang. Sehingga tahun 2019 mendatang rangka bajanya sudah terpasang. “Mudah-mudahan akhir tahun 2019 bisa berfungsilah, jadi kalau bisa tahun 2020 nda ada lagi orang-orang nyebrang pakai sampan, pakai ponton apa lagi kan, kita sudah mao langsung jadi masyarakatpun 24 jam yakan aksesnya ke seberang inikan” ucapnya.

Jarot menambahkan, bahwa dampak dengan hadirnya jemabatan ketungau II ini akan memberikan daya ungkit yang luar biasa bagi perkembangan di sebelah kanan mudik Sungai Ketungau. “Inikan memberikan daya ungkit yang luar biasa buat perkembangan di sebelah kanan mudik ni karena sebelah kanan mudik ni biasanya secara strata sosial ekonomi dia lebih tinggi dari sebelah kiri, sebelah kiri lebih tinggi soal pendidikan, tapi sebalah kanan ini kualitas pendidikan rendah”pungkas jarot. 

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang Terry Ibrahim mengatakan sangat berharap tahun 2020 Jembatan Ketungau II sudah bisa di fungsikan. Namun, dia pun menyayangkan target opersional jembatan ketungau II tersebut baru bisa di fungsikan 2020 mendatang, lantaran masa periode kerja DPRD Kabupaten Sintang selesai pada 2019 ini. “Tapi kita juga harap maklum kalau memang 2019 jembatan ketungau II ini belum bisa di fungsikan, karena memang terkendala dari pada material-material yang harus di datangkan dari Jakarta” tutur dia.

Kendati demikian, pihaknya tetap memberikan dukungan penuh terhadap pengerjaan jembatan tersebut melalui persetujuan penganggaran dan lainnya, meskipun sacara target dari Pemkab Sintang tahun 2020 jambatan ketungau II baru bisa di fungsikan, untuk itu dirinya berharap target tersebut selesai tepat waktu. Terry berpesan kepada mayarakat di wilayah ketungau agar tetap memberikan dukungan kepada Pemkab Sintang dalam melanjutkan pengerjaan jambatan ketungau II tersebut. (sti)

Berita Terkait