Jelang Ultah, Host DAHSYAT Digilir Penyidik

Jelang Ultah, Host DAHSYAT Digilir Penyidik

  Rabu, 23 March 2016 09:21
INI LHO: Zaskia Gotik menunjukkan kertas bertulisan nama dan lembaga yang harus dia ucapkan saat memohon maaf. FEDRIK TARIGAN/JAWA POS

Berita Terkait

SUDAH jatuh tertimpa tangga, peribahasa tersebut mengambarkan perjalanan variety show Dahsyat menjelang ulang tahunnya yang ke-8. Setelah mendapat teguran dari KPI pusat atas penayangan dugaan menghina lambang negara yang dilakukan  Zaskia Gotik sebagai bintang tamu. 

Akhirnya, satu demi satu host yang memandu program itu dipanggil penyidik Polda Metro Jaya. Setelah sebelumnya, Deny Cagur, Kini giliran host lainnya yang akan di mintai keterangan. ”Kita akan panggil Raffi, Syahnaz Shadiqah, Ayu Dewi, tim kreatif, dan produsernya,” ujar Kompol Nico Setiawan, Kanit I Subdit Cyber Crime Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, Senin malam (21/3).
Pemanggilan ini terkait awal mula dugaan penghinaan lambang negara yang dilakukan Zaskia Gotik. Dimana, dalam program tersebut, para host memandu program itu. ”Host hari Rabu (23/3) akan panggilan,” katanya.

Selanjutnya, dari keterangan para saksi. Pihak kepolisian menghadirkan saksi ahli bahasa untuk mengkonfrontir keterangan mereka. Saksi ahli ini diagendakan pada Kamis (24/3). Menyusul kemudian Zaskia yang rencananya dihadirkan pekan depan. ”Untuk Zaskia nantinya akan diperiksa,” katanya.

Sementara itu, Dini Putri Direktur Programing dan Produksi RCTI mengatakan, teguran KPI pusat dan pemanggilan host oleh pihak kepolisian merupakan pembalajaran bagi Variety Show Dahsyat memasuki usia delapan tahun. Dini meyakini, Perjalanan yang panjang tentunya melewati beragam rintangan baik itu buruk, manis dan pahit. Dan itu harus dilewati dengan kepala dingin.

”Kejadian jadi pelajaran bagi kami. Sesuatu yang salah kita harus salah. Kalau nggak salah kita buktiin kalau kita nggak salah,” katanya saat jumpa pers HUT Dahsyat di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (22/3).

Dini menambahkan, aturan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pusat selama ini memang menjadi acuan dalam memberikan variety show terbaik. ”Dan kita akan komitmen memberikan hiburan, dan menjadi evaluasi,” paparnya.

Salah satunya dengan melakukan evalusi reguler dan menegur tim kreatif ataupun artis yang terlibat dalam program tersebut. Tenguran tersebut diharapan tidak mengulangi kesalahan yang sama. ”Kita lakukan evaluasi reguler. Bila perlu menegur kalau ada kesalahan,” bebernya.

Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan suguhan yang menarik. Apalagi, kedepannya. KPI tidak hanya melakukan teguran kepada pihak stasiun televisi, melainkan artisnya. ”KPI juga sedang menggodok bahwa teguran jangan hanya ke stasiun TV, tapi ke artisnya juga,” tegasnya. (ash)

Berita Terkait