Jangan Sampai Infeksi Terjadi akibat Pelayanan

Jangan Sampai Infeksi Terjadi akibat Pelayanan

  Selasa, 23 April 2019 11:13
ARAHAN: Kepala Dinkes Kapuas Hulu Harisson memberi arahan pada Workshop Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) di Gedung DPRD, kemarin. ISTIMEWA

Berita Terkait

Workshop Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)

PUTUSSIBAU – Petugas kesehatan terutama pada fasilitas kesehatan tingkat pertama, harus memahami betul mengenai pencegahan dan pengendalian infeksi. Jangan sampai nanti infeksi malah diakibatkan oleh sebuah pelayanan kesehatan. Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas Hulu, Harisson.

“Petugas kesehatan itu harus betul-betul memahami PPI, jangan sampai nanti ada pasien kita yang terkena infeksi dari sebuah pelayanan itu,” tegasnya saat memberikan arahan pada Workshop Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) pada Pelayanan Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu, Senin (22/4) pagi di Gedung DPRD Kabupaten Kapuas Hulu. 

Dia juga berpendapat perlu adanya penekanan terhadap petugas kesehatan di Puskesmas. Dengan demikian diharapkan dia, agar mereka nanti benar-benar melakukan pelayanan terhadap pasien, sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan tersebut. 

“Petugas kesehatan itu harus betul-betul memahami PPI, jangan sampai nanti ada pasien kita yang terkena infeksi dari sebuah pelayanan itu,” tegasnya.

Harisson menambahkan bahwa tingkat kasus infeksi di Kabupaten Kapuas Hulu memang cenderung menurun. Yang meningkat diakui dia justru kasus noninfeksi atau tidak menular, seperti strok dan impertensi. 

“Cuma memang infeksi ini harus terus kita tekan, jangan sampai lengkah lalu terjadi peningkatan kasusnya,” ungkapnya.

Kegiatan ini sendiri menghadirkan Tjahjono Koentjoro dan Linda Kurniawati sebagai narasumber, yang melibatkan petugas kesehatan dari seluruh puskesmas dan rumah sakit di Kapuas Hulu itu. Kepala Dinkes Harisson, dalam arahannya, mengatakan, workshop tersebut merupakan salah satu implementasi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 27 Tahun 2017 tentang Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Infeksi di Puskesmas. Sesuai aturan itu, dia menyebutkan bahwa banyak sekali langkah-langkah pencegahan infeksi yang harus dilakukan, baik di rumah sakit maupun di Puskesmas. 

“Workshop ini kami lakukan sebagai upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien di Puskesmas atau fasilitas kesehatan tingkat pertama yang ada di Bumi Uncak Kapuas,” tutur Harisson.  (arf)

Berita Terkait