Jangan Salah Lagi, Kassai!

Jangan Salah Lagi, Kassai!

  Jumat, 10 June 2016 09:30
Viktor Kassai

Berita Terkait

MARKO Devic hanya bisa melongo. Dari penglihatannya, tendangan yang dilancarkannya ke gawang Joe Hart sudah melewati garis gawang. Namun, bola yang kemudian disapu keluar oleh John Terry itu dianggap tidak gol. Nah, Hart, Terry dan Inggris terselamatkan keputusan kontroversial Viktor Kassai itu. 

The Three Lions – julukan timnas Inggris – pada akhirnya memenangi laga pemungkas Grup D Euro 2012 kala itu. Inggris yang melenggang ke perempat final, sedangkan Ukraina sebagai salah satu tuan rumah Euro 2012 pun hanya jadi penonton di fase knockout. Kassai? UEFA hanya mencopotnya dari wasit Euro 2012. 

Dalam wawancara dengan situs resmi Federasi Sepak Bola Hungaria MLSZ, Kassai mengakui kesalahannya. ''Setelah kami putar lagi rekaman videonya, kami bisa melihat sejauh mana kesalahan di laga kemarin yang kami lakukan. Tapi sayang, kami tidak bisa lagi mengubah hasil pertandingan itu,'' kilah Kassai. 

Lantas, apa kaitannya dengan laga antara Prancis kontra Rumania sebagai pembuka Euro 2016 di Stade de France, Saint-Denis, dini hari nanti? ''Kassai terpilih untuk mewasiti pertandingan pembuka #EURO2016,'' begitulah bunyi kicauannya di dalam akun Twitter resmi UEFA, @UEFA, Rabu kemarin WIB (8/6). 

Beberapa media di Prancis mengingatkan adanya potensi bahaya dari kepemimpinan wasit dari Hungaria ini. Ingat, Ukraina sama seperti Prancis yang notebene tuan rumah. Kassai berani mengambil keputusan yang merugikan tuan rumah. Paul Pogba pernah dikartu merah Kassai saat Prancis tumbang di kandang sendiri atas Spanyol 0-1 di Stade de France, tiga tahun silam. 

Terlepas dari keputusan-keputusan kontroversialnya, kesalahan Kassai dalam Euro 2012 itulah yang memanggil UEFA agar mengaplikasikan teknologi garis gawang dalam Euro 2016. Sebagaimana dilansir dari ESPN, alasan sudah adanya teknologi garis gawang itulah yang menyebabkan konfederasi sepak bola Eropa UEFA berani memasang Kassai untuk laga pembuka. 

Selain itu, pengalaman Kassai yang sudah 13 tahun menjadi wasit dari level regional Hungaria hingga menjadi wasit elit FIFA sejak 2007 silam bisa menjadi nilai plusnya. ''Dan, syarat itu sudah dia (Kassai) penuhi untuk terpilih menjadi wasit dalam laga bergengsi seperti pembuka Euro ini,'' ungkap mantan wasit elit FIFA asal Inggris, Keith Hackett. 

Dalam tulisannya yang dia unggah di situs pribadinya di You Are The Ref, Hackett yang sudah berusia 72 tahun itu menyebut pihak perwasitan UEFA tidak akan main-main dalam memilih pengadil untuk laga sepenting pembukaan Euro 2016 ini. Bidang kerja UEFA yang diketuai mantan wasit killer asal Italia, Pierluigi Collina itu sudah mematangkan pertimbangannya. 

''Saya sudah tahu, bagaimana Collina mengarahkan timnya untuk menghindari kesalahan saat menugasi jajarannya. Ingat bagaimana konfidensinya memilih Mark (Clattenburg) sebagai wasit pada final Liga Champions lalu? Nyatanya, tidak terjadi apa-apa kan setelah pertandingan itu. Saya rasa itu tidak akan jauh berbeda saat Jumat malam (Sabtu dini hari WIB) nanti,'' tegasnya. (ren)

Liputan Khusus: 

Berita Terkait