Jangan Keliru Soal Pangkat!

Jangan Keliru Soal Pangkat!

  Kamis, 1 September 2016 09:30
KENAIKAN PANGKAT: Jajaran PNS di lingkungan Pemkab Kapuas Hulu mendengarkan pengarahan dari Asisten III Setda HM Yusuf di Aula Sekda Kapuas Hulu, kemarin.

Berita Terkait

PUTUSSIBAU – Asisten Administrasi dan Umum Seketariat Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kapuas Hulu, HM Yusuf, menilai masih banyak pegawai negeri sipil (PNS) yang salah dalam menafsirkan soal kenaikan pangkat. Menurutnya, banyak yang beranggapan jika kenaikan pangkat adalah hak setiap PNS, padahal tak demikian. Kenaikan pangkat, dipertegas dia, diberikan pemerintah sebagai bentuk penghargaan atas prestasi dan pengabdian.

 
“Kenaikan pangkat diberikan pemerintah atas prestasi kerja dan pengabdian mereka terhadap tugas dan fungsi yang telah dilaksanakan dengan baik,” terang Yusuf, saat membuka kegiatan Pembekalan Mutasi Kenaikan Pangkat Otomatis bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2016 di Aula Kantor Bupati Kapuas Hulu, Selasa (30/8) kemarin.

Dikatakannya, selama ini banyak yang beranggapan dan menyatakan jika kenaikan pangkat adalah hak yang secara otomatis dan teragendakan, yang diperoleh bagi seorang PNS. “Saya tegaskan ini merupakan anggapan yang keliru,” tegasnya.

Dijelaskan dia bahwa kenaikan pangkat bukan merupakan hadiah, melainkan suatu kehormatan dan penghargaan yang diberikan kepada PNS yang mampu menunjukkan prestasi. Kenaikan pangkat, diingatkan Yusup, mampu  menunjukan dedikasinya, sesuai tugas dan tanggung jawab yang diembannya. Dengan promosi yang diberikan kepada para PNS, ditegaskan dia, bukan untuk menjadikan mereka berlaku sombong. Namun dia berharap agar mereka selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas diri dan pengetahuan, serta kearifan dan bersikap dan bertindak. “Jadi pejabat tak boleh sombong,” gugahnya.

Dengan adanya pembekalan ini,  dia berharap akan mampu memberikan kontribusi positif bagi para kasubag personel dan umum, dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab dilingkungan kerja masing-masing. “Janganlah pangkat yang tinggi hanya jadi sebuah hiasan penampilan, tetapi tak mampu berbuat banyak bagi pemerintah, sehingga menghambat kinerja padasatuan kerjanya sendiri,” kata dia.

Mantan Sekretaris DPRD Kabupaten Kapuas Hulu ini menjelaskan, Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 tentang PNS, merupakan pedoman bagi pimpinan untuk melakukan penilaian kinerja para PNS. Berdasarkan undang-undang aparatur sipil negara (ASN), diingatkan dia, membuka peluang bagi aparatur yang berprestasi, untuk menduduki jabatan lebih tinggi, begitu juga sebaliknya.

Yang malas dan tidak berprestasi, diingatkan dia kembali, tidak menutup kemungkinan akan digeser, walaupun sekarang sedang menduduki jabatan yang tinggi. “Yang bersangkutan bisa dilepas dari jabatannya karena kinerjanya buruk atau tak berprestasi. Jadi gunakanlah kesempatan ini untuk mengejar prestasi," imbau dia.(aan)

 

 

Berita Terkait