Jangan Biarkan Mereka Seenaknya

Jangan Biarkan Mereka Seenaknya

  Rabu, 1 June 2016 10:42
UCAPAN: Brigadir Jenderal Musyafak mendapat ucapan selamat dari mantan Kabareskrim Komjen Anang Iskandar.

Berita Terkait

Kapolda Baru Siap Libas Pengusaha Nakal

JAKARTA – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Brigadir Jenderal Musyafak tidak main-main dengan komitmen menjalankan atensi Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. Dia siap melibas pengusaha-pengusaha nakal yang diduga masih kerap beraktivitas di Bumi Khatulistiwa.  Mantan Kapolda Jambi ini menegaskan, tidak akan membiarkan  pengusaha nakal berbuat seenaknya melawan hukum.  “Kita lihat, kalau memang melakukan pelanggaran, kita tindak. Kita tidak akan memberikan kesempatan untuk mereka seenaknya," kata Musyafak kepada Pontianak Post usai dilantik Kapolri menjadi Kapolda Kalbar di Mabes Polri, Selasa (31/5).
Alumnus Akademi Kepolisian 1984 ini tidak akan membiarkan aturan dilanggar. Dalam penegakan hukum, Musyafak juga akan tetap berpedoman kepada aturan yang berlaku. "Yang jelas aturan kita pegang," ujar mantan Wakil Kapolda Jawa Tengah, itu.
Musyafak juga tetap memperhatikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kalbar sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Dia yakin, Kapolda sebelumnya sudah melaksanakan program-program mengatasi persoalan perbatasan. "Saya kira program yang dilakukan Kapolda lama sudah ada. Barang tentu, saya akan tingkatkan ke depan," ujar Musyafak. Lebih lanjut, dia akan mempelajari karakteristik wilayah. Termasuk karakteristik masyarakat maupun potensi daerah yang di Kalbar. Musyafak juga akan melihat program lama yang sudah dilakukan Arief. Jika program itu baik, maka akan ditindaklanjuti. "Saya akan berikan yang terbaik untuk masyarakat Kalbar," kata dia.
Kapolri memerintahkan Kapolda yang baru untuk terus menjaga kamtibmas agar selalu tetap kondusif. Dia menegaskan, pimpinan wilayah mencermati karakteristik masyarakat. "Lakukan deteksi dini dan pemetaan potensi permasalahan. Antisipasi supaya tidak muncul menjadi gangguan kamtibmas," jelas Haiti.
Dia juga memerintahkan, agar Kapolda baru menuntaskan setiap persoalan yang ada dengan strategi inovasi dan kepemimpinan yang efektif. "Tindak tegas pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat," tegasnya.  Lebih lanjut Kapolri memerintahkan agar mempersiapkan operasi dalam rangka menyambut Ramadhan dan Idul Fitri. Serta untuk pengamanan Pilkada 2017. 
Musyafak dilantik menggantikan Brigjen Arief Sulistyanto. Pergantian itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri nomor: ST/1314/V/2016 tanggal 27 Mei 2016. Arief selanjutnya akan bertugas sebagai Staf Ahli Manajemen Kapolri. Alumnus Akpol 1987 itu akan mendapatkan promosi pangkat Inspektur Jenderal atau bintang dua.  Selain Kapolda Kalbar, Kapolri juga melantik sejumlah perwira tinggi lainnya.
Irjen Ari Dono dilantik sebagai Kabareskrim Polri menggantikan Komjen Anang Iskandar yang memasuki masa pensiun. Ari sebelumnya menjabat Wakabareskrim Polri.  Kapolri juga melantik Irjen Jodie Rooseto yang sebelumnya menjabat Kapolda Jawa Barat menjadi Asisten SDM Kapolri. Dia menggantikan Irjen Sabar Rahardjo yang dimutasi menjadi Pati SSDM Polri dalam rangka pensiun. Irjen Bambang Waskito dilantik sebagai Kapolda Jabar. Sebelumnya Bambang menjabat Widyaiswara Utama Sespim Polri Lemdikpol. Brigjen Yazid Fanani yang sebelumnya menjabat Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri menjadi Kapolda Jambi menggantikan Musyafak. Sedangkan Brigjen Lukman Wahyu yang sebelumnya menjabat Karoprovis Divisi Propam Polri menjadi Kapolda Sulawesi Barat. (ody)
 

Berita Terkait