Jangan Ada lagi Keluhan Berkelanjutan

Jangan Ada lagi Keluhan Berkelanjutan

  Rabu, 20 March 2019 09:52
TANDA TANGAN: Penandatanganan komitmen bersama yang diperlihatkan Bupati Citra Duani bersama Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, serta RSUD Djamaludin Sukadana, Senin (18/3) di Istana Rakyat. HUMASKAB FOR PONTIANAK POST

SUKADANA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara berkomitmen akan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam pelayanan BPJS kesehatan. Harapannya, tidak ada lagi keluhan bekelanjutan, salah satunya mengenai data pengguna BPJS.

"Untuk itu, saya berharap kepada OPD (organisasi perangkat daerah) terkait, agar dapat melakukan pengecekan kembali data yang ada. Hal tersebut terbukti, dengan adanya 14 ribuan lebih yang belum memiliki nomor induk kependudukan (NIK). Hal ini juga menjadi masalah bagi warga yang belum memiliki kartu BPJS," ungkap Bupati Kayong Utara Citra Duani, Senin (18/3) di Sukadana.

Diakui dia, sudah banyak ditemukan data-data yang tidak sesuai. Untuk itu, setelah dilakukan pengecekan, ternyata, tak dipungkiri dia, memang banyak nama daftar penduduk yang tidak jelas. Untuk itu, menurut dia, diperlukan penyesuaian. "Ternyata seletah dilakukan pengecekan, banyak data yang tidak sesuai. Makanya kita segera melakukan perbaikan," sambungnya.  

Bupati memperkirakan, warga yang belum memiliki kartu BPJS di Kayong Utara saat ini hanya tinggal 1 persen. Mengenai BPJS ini, dia menambahkan, tentu sebagai pendukung program pemerintah daerah, sehingga dapat terus mewujudkan pendidikan dan kesehatan gratis. "Untuk dapat mewujukan hal tersebut, jadi memang perlu ada kerja sama yang baik, antara dinas terkait dan BPJS kesehatan," ungkapnya. 

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara telah memperoleh penghargaan dari BPJS Kesehatan, lantaran mampu mencapai Universal Health Coverage (UHC) atau Jaminan Kesehatan Semesta bagi masyarakatnya. “Dengan demikian Kabupaten Kayong Utara menjadi kabupaten pertama di Provinsi Kalimantan Barat yang telah lebih dulu mencapai cakupan semesta  jaminan kesehatan masyarakatnya,” ungkap Bupati dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Hilaria Yusnani, Senin (18/3) saat membuka Deklarasi UHC di Istana Rakyat. Prestasi ini pula yang menjadikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) berhak menerima penghargaan dari BPJS Kesehatan atas tercapainya Jaminan Kesehatan Semesta bagi masyarakat Kayong Utara tersebut. Dengan tercapainya Jaminan Kesehatan Semesta di Kayong Utara, diungkapkan Bupati, telah membuktikan bahwa Pemkab benar-benar berkomitmen dalam meningkatkan derajat kesejahteraan bagi masyarakatnya. Kegiatan yang dilaksanakan di Istana Rakyat ini dihadiri jajaran pejabat pemerintah di Kabupaten Kayong Utara, serta perwakilan masyarakat setempat.

Untuk mewujudkan cakupan semesta jaminan kesehatan masyarakat di Kabupaten Kayong Utara, menurut Bupati, diperlukan harmonisasi, kolaborasi, dan gotong-royong, serta dukungan penuh dari semua pihak, terutama dalam meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas tanpa diskriminasi, serta pelayanan kesehatan yang komprehensif mengedepankan keamanan dan kenyamanan peserta. “Memperkuat sinergi untuk mewujudkan hal tersebut, maka pada hari ini (kemarin, Red) dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama Jaminan Kesehatan Semesta antara Pemerintah Kabupaten Kayong Utara dan BPJS Kesehatan,” ungkap Bupati dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda. (dan)