Jalur Dua Arah Jalan Husin Hamzah

Jalur Dua Arah Jalan Husin Hamzah

  Minggu, 6 January 2019 07:49
GENCAR SOSIALISASI: Pengendara melintas di Jalan Husein Hamzah yang mulai diberlakukan dua jalur bagi pengguna jalan, Sabtu(5/1). Untuk menghindari pelanggaran, petugas giat melakukan sosialisasi di kawasan tersebut.

Berita Terkait

Banyak Pengendara yang Belum Taat

Meski sudah diterapkan jalur dua arah, petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pontianak masih saja menemukan pengendara yang menggunakan jalur satu arah. Temuan tersebut mereka dapatkan saat sosialisasi jalur dua arah di Jalan Husein Hamzah dalam sepekan ini. 

MIRZA A MUIN, Pontianak

SELAIN pelanggaran didominasi oleh pengendara yang masih menggunakan satu jalur, petugas juga menemukan pengendara yang tak menggunakan peralatan lengkap saat berkendara. "Yang tak pakai helm lumayan banyak ditemukan. Jangan alasan rumah dekat, lalu dokumen tak dibawa. Jelas mereka menyalahi aturan dan membahayakan diri sendiri sebagai pengendara," aku Utin Srilena Candramidi, kepala Dishub Kota Pontianak kepada Pontianak Post, Sabtu (5/1).

Sebagai upaya penerapan jalur dua arah, selain menurunkan 21 petugas saat sosialisasi, pihaknya telah memasang spanduk di bebebarapa titik ruas jalan di Kecamatan Pontianak Barat tersebut. Isi spanduk yang mereka pasang menegaskan tentang aturan baru penggunaan jalur dua arah di jalan itu.

Dishub juga melakukan razia bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Kota Pontianak saat sosialisasi sehari sebelumnya. Hasilnya, banyak pengendara yang berhasil mereka jaring lantaran menggunakan jalur satu arah.

Sosialisasi ini dipastikan dia akan terus dilakukan sampai pengendara benar-benar mengerti bahwa Jalan Husein Hamzah saat ini sudah dua jalur. Dalam kesempatan itu, dia juga mengimbau agar para pengendara sudah belajar mengikuti aturan tersebut, demi kelancaran lalu lintas dan menghindari kejadian kecelakaan di jalan raya. 

Sebelumnya, Dishub telah melakukan berbagai langkah dengan menutup sejumlah u turn atau belokan di ruas jalan tersebut. Penutupan dilakukan karena dipandang u turn di jalan tersebut terlalu banyak, sehingga dapat membahayakan kejadian kecelakaan. “Ada beberapa u turn di Jalan Husein Hamzah kita tutup. Sudah saya hitung, jumlah u turn di sana cukup banyak, kurang lebih 10 atau 11-an u turn,” ungkap Utin beberapa waktu lalu sebelum menutup sejumlah belokan dimaksud.

Penutupan u turn tersebut dilakukan mereka seiring telah dipasangnya rambu-rambu lalu lintas Jalan Husein Hamzah yang kini telah menggunakan dua jalur. Penutupan dilakukan mereka secara bertahap. Tahap pertama dilakukan mereka pada 27 Desember lalu.

U turn yang menghubungkan ruas jalan yang menghubungkan Jalan Dr Wahidin dan Jalan Husein Hamzah kini telah mereka tutup. Demikian juga dengan ruas Jalan Ampera menuju Jalan Husein Hamzah juga telah mereka tutup. Ia memandang kedua u turn di penghujung jalan yang menghubungkannya dengan Jalan Husein Hamzah berbahaya jika dibiarkan. Tak hanya itu, sejumlah u turn kecil di sana juga telah mereka tutup. “Kebanyakan u turn itu tak bagus, ini yang menyebabkan kecelakaan. Makanya kami tutup,” ungkapnya.

Ujung Jalan Husein Hamzah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kubu Raya juga menjadi perhatian dia. Pasalnya, di sana ada tiang besar yang dianggap mereka dapat membahayakan pengendara. “Soal tiang besar ini mau kami koordinasikan dengan Pemda Kubu Raya. Jika masuk aset Kubu Raya, kami minta itu dibongkar karena membahayakan pengendara,” ungkapnya.

Demi kenyamanan pengendara di Jalan Husein Hamzah, pihaknya juga bakal memasang penerang jalan umum (PJU). Setelah semuanya dilaksanakan, barulah pihaknya akan melakukan razia bersama Satlantas untuk melihat ketaatan pengendara dengan rambu-rambu yang terpasang. “Di Jalan Husein Hamzah kini dua arah, artinya pengendara tak boleh lagi menggunakan satu jalur,” tegasnya. (*)

Berita Terkait