Jago Merah Lalap Pabrik Kerupuk, Dua Pekerja Tewas

Jago Merah Lalap Pabrik Kerupuk, Dua Pekerja Tewas

  Selasa, 31 May 2016 09:55
DUA KORBAN JIWA: Kebakaran di pabrik kerupuk yang merembet ke mess karyawan. Dua orang asal Ciamis, Jawa Barat tewas. Seorang lainnya menderita luka bakar. HARI KURNIATHAMA/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SINGKAWANG—Pabrik kerupuk yang berada di Jalan Veteran Gang Pasundan RT. 35 RT. 05 Nomor 101 Kelurahan Roban Kecamatan Singkawang Tengah terbakar. Akibatnya rumah, delapan kamar tempat tinggal karyawan ikut hangus. Bahkan, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 01.30 wib Senin (30/5) dua pekerja pabrik tewas digulung si jago merah.

“Yang tewas Dono, laki-laki lahir di Ciamis umur 42 tahun dan  Doah (40) juga dari Ciamis, perempuan,” ungkap Kapolres Singkawang AKBP Sandi Alfadien Mustofa S.Ik melalui Kasat Reskrim Singkawang AKP Edy Haryanto SH kepada koran ini kemarin. Hingga berita ini ditulis, belum diketahui penyebab kebakaran.

“Untuk mengetahui asal atau sebab api terjadinya kebakaran, pihaknya penyidik Polres Singkawang akan mengundang Tim Labfor Bareskrim Mabes Polri,” katanya.

Parbrik kerupuk ini sendiri, kata dia, milik Yahya Suhaya (47) warga Jalan Veteran Gang Pasundan RT. 35 RW. 05 No. 101 Kelurahan Roban Singkawang Tengah Kota Singkawang.

Menurut keterangan Ujang Syamsu yang juga saksi mata, sekitar pukul 02.10 Wib,  ketika saksi bangun keluar ambil wudhu, masih belum ada kejadian apa-apa. Lalu saksi melaksanakan salat Tahajud. Saat berdoa sekitar lima menit, dia mendengar suara gemuruh. Dia pun cepat keluar. Ternyata, api sudah melalap tempat pengorengan. Berikutnya, api sudah berkobar di pabrik dan dalam hitungan detik, sudah menyambar rumah karyawan yang ada di belakang.

Dia berupaya mencari air untuk memadamkan api, dan teriak teriak…’’Kebakaran…kebakaran…’’

Melihat api berkobar di pabrik, dan mendengar teriakannya, warga pun berdatangan dan berupaya memadamkan api. Sayang, karena api sudah keburu membesar, mereka kewalahan. Berikutnya, pemadam kebakaran tiba dan terus berusaha memadamkan api. Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 04.15 wib.

Dari kejadian ini, kata Kasat, terjadi sejumlah kerugian material selain nyawa manusia, dimana ‎satu unit rumah type 45, bangunan pabrik kerupuk (tempat pembuatan dan pengorengan kerupuk, ada dua wajan pengorengan besar) dan delapan kamar untuk tempat tinggal karyawan, serta empat unit sepeda motor jadi arang.

“Secara materi kerugian belum dapat ditaksir,” katanya.

Selain itu dari kebakaran yang merenggut nyawa itu, juga ada korban luka bakar yakni Nopianti Indrayani (21), gadis yang lahir 29 Oktober 1995 mengalami luka bakar sekujur badan kecuali wajah.  Lalu seorang laki-laki paruh baya berusia 58 tahun  Illir Gozali, yang mengalami luka bakar dibagian punggung. (har)

Berita Terkait