Jaga Stabilitas Keamanan Jelang Pilkada

Jaga Stabilitas Keamanan Jelang Pilkada

  Minggu, 31 December 2017 08:33

Berita Terkait

            PONTIANAK - Dalam upaya meningkatkan sinersitas dengan media massa, Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Didi Haryono didampingi sejumlah pejabat utama Polda Kalbar mengunjungi kantor redaksi Pontianak Post, kemarin.

Rombongan pejabat Polda Kalbar itu diterima langsung oleh Pemimpin Redaksi Pontianak Post Heriyanto dan sejumlah redaktur. Dalam kesempatan itu, Kapolda Kalbar menyatakan ingin meningkatkan sinergisitas dengan media massa. Salah satunya Pontianak Post.

            "Kunjungan kami ini selain menjalin silaturahmi, juga membangun sinergisitas simbiosis mutualisme. Karena kita sama-sama bekerja di lingkungan publik, membangun sinegistas, sharing informasi," kata Irjen Pol Didi dalam mengawali obrolan.

Dalam kunjungan tersebut, ada beberapa isu penting yang dibahas. Mulai isu maraknya peredaran  narkoba melalui pintu perbatasan, persekusi via media sosial, berita hoax hingga isu SARA pilkada di Kalimantan Barat.

Menurutnya, dalam menghadapi pilkada mendatang, pihaknya menyampaikan untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan di Kalbar.

"Kita sama-sama menjaga stabilitas keamanan di Kalbar, terutama menjelang Pilkada 2018 mendatang. Media harus ikut berperan, apa yang diterima, dianalisis dan disajikan. Memang, tidak semua apa yang kita sajikan bisa diterima dengan baik. Baik itu pribadi dan kelompok," katanya.

"Rambut sama-sama hitam, makan sama-sama nasi, tapi hati siapa yang tahu. Itu yang harus kita antisipasi. Karena Distabilitas, yang dirugikan adalah masyarakat luas," sambungnya.

Dalam sempatan itu pula, dengan tegas mantan Kapolres Kapuas Hulu itu mengatakan, setiap pemberitaan tidak dibenarkan memunculkan nama suku tertentu.

"Tolong dalam pemberitaan jangan memunculkan suku. yang benar adalah warga Kalbar. Negara-negara tetanga kita sudah maju pesat, masa kita masih ngomongin suku," terangnya.

Terkait sinyalemen kerawanan provinsi Kalimantan Barat dalam menghadapi pilkada, Didi berpesan agar agar bersama-sama Menjaga stabilitas keamanan.

"Rawan itu kan sinyalimen. Dan Kalbar ini kebetulan rawan ke sekian secara nasional. Untuk itu mari kita tangkal. Bahwa sinyalemen itu tidak benar. Karena warga Kalbar sudah teruji. Bahkan bapak Presiden waktu kunjungan ke Pontianak kemarin menyatakan carilah pemimpin yang berprestasi," pungkasnya. (arf)

 

Berita Terkait