Jaga Kalbar Tetap Aman

Jaga Kalbar Tetap Aman

  Kamis, 23 May 2019 10:44
Cedera: Kericuhan yang terjadi di jalan Perempatan Imam Bonjol-Tanjungpura menimbulkan korban cedera, baik dari pihak massa aksi maupun aparat TNI. Dua-duanya terkena lemparan batu saat terjadi bentrok di Jembatan Kapuas, kemarin.

Berita Terkait

PONTIANAK - Wakil Ketua DPRD Kalbar sekaligus Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Kalimantan Barat, Suriansyah mengajak seluruh elemen mayarakat di Kota Pontianak-Kalbar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi informasi mengenai peristiwa di Kota Jakarta. 

Diharapkan situasi yang terjadi di Kota Pontianak tidak merembet sehingga membuat aktivitas masyarakat terancam lumpuh. ”Mari, sama-sama kita jaga Kalimantan Barat,” ajaknya, Rabu(22/5).

Menurut dia proses unjuk rasa yang dilakukan banyak para relawan di Jakarta semalam, sebetulnya sebagai penyaluran aspirasi secara konstitusi dan dilindungi undang-undang. Penyampaian aspirasi Selasa kemarin juga merupakan inisiatif sendiri. 

”Itu mungkin karena masa merasa ada rasa ketidakadilan terkait proses perhitungan suara pilpres 2019,” ujarnya.

Diapun berharap penyampaian pendapat secara konstitusi hendaknya direspon pemerintah, pihak keamanan, penyelenggara dan pengawas pemilu dengan baik pula. ”Saya yakin mereka (masa), juga bisa tenang,” ucapnya.

Untuk kejadian di Kota Pontianak, diapun meminta para relawan dapat menyampaikan pendapatnya secara damai dan bijaksana. Masalahnya, permintaan dan perintah pak Prabowo (Pemimpin Gerindra dan Capres 02) jangan sampai terjadi kekerasan dan hal-hal tidak diinginkan. 

”Pesan Beliau (Prabowo Subianto) adalah mari menyampaikan pendapat secara tenang dan damai,” ucap dia.

Bagi warga di Kota Pontianak, pimpinan DPRD Kalbar ini berharap masyarakat tetap tenang dan supaya tidak melakukan tindakan-tindakan yang rentan melanggar hukum. “Intinya mari sama-sama jaga Kalbar tetap tenang, aman, kondusif,” ujarnya. (den)

 

 

Berita Terkait