Jaga Hubungan Harmonis Antarumat Beragama

Jaga Hubungan Harmonis Antarumat Beragama

  Rabu, 22 May 2019 12:03
SAFARI RAMADAN: Wakil Bupati Sintang, Askiman bersalaman dengan Yosepha Hasnah, Sekda Kabupaten Sintang dalam rangka gelar acara safari ramadan dan buka puasa bersama di Balai Pagodai, Senin (20/5) sore.FIRDAUS/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SINTANG-Memasuki pertengahan bulan suci Ramadan 1440 Hijriah, Wakil Bupati Sintang, Askiman kembali menggelar acara buka puasa bersama di Balai Pegodai, Senin  (20/5) sore. 

Turut hadir dalam buka puasa bersama tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang H. Anuar Akhmad, direktur PDAM Sintang, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah Kabupaten Sintang, para santri dari Pondok Pesantren Darul Ma’arif dan anak-anak yang tinggal di Panti Asuhan Aisyah Pangeran Kuning. 

Wakil Bupati Sintang pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa buka puasa ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan di Balai Pegodai. 

“Tahun lalu kita laksanakan tiga kali buka puasa bersama di Balai Pegodai ini. Selain buka puasa bersama, kita juga melaksanakan safari ramadan. Saya berharap kegiatan ini bisa menjaga hubungan harmonis antaragama yang ada,” ungkap Askiman.

Ia juga memaparkan bahwa ini adalah bentuk dan upaya dalam menjaga Kabupaten Sintang dengan membangun kepedulian terhadap umat beragama.

“Ini kepedulian kita pada semua agama. Partisipasi kita untuk mendekatkan hubungan antar manusia dengan Tuhan. saya sudah beberapa kali melaksanakan buka puasa bersama ini. Dan saya sering mencatat beberapa poin penting yang disampaikan ustadz saat memberikan tausyiah,” terangnya lagi.

Penceramah, Ustadz Rohendi dalam tausyiahnya menyampaikan bahwa hingga hari ini, kita sudah berada di pertengahan bulan suci Ramadan. Disaat bulan suci ramadhan ini pintu surga dibuka lebar. Dan pintu neraka di tutup rapat. 

“Maka hendaknya umat Islam memperkuat iman kepada Allah SWT. Ada lima ciri orang beriman yang dipanggil oleh Allah SWT untuk menjalankan ibadah puasa ramadan yakni pertama, saat kalau disebut nama Allah maka hatinya bergetar dan takut kalau tidak bisa menjalani ibadah puasa ramadhan. Kedua,  kalau dibacakan ayat suci Al-Quran maka orang tersebut akan semakin yakin bahwa perintah puasa berasal dari Allah SWT, bukan berpuasa karena tidak enak dengan orang lain atau ikut-ikutan puasa,” ujar Ustadz Rohendi dalam ceramahnya.

Ia juga mengajak umat Islam untuk rajin membaca Alquran, rajin membaca buku dan memperkenalkan gerakan literasi. Allah SWT sudah memberikan perintah untuk memperbanyak membaca. Kelima, Orang beriman yang dipanggil Allah SWT untuk berpuasa, orang yang mendapatkan banyak rezeki. 

“Saya sudah dua tahun berturut-turut memberikan tausiyah dalam acara berbuka puasa di rumah dinas Wakil Bupati Sintang ini. Allah SWT sudah berfirman bahwa kamu saya jadikan berbangsa bangsa dan bersuku-suku. Maka kita harus saling menghormati. Tahun lalu Pak Wakil ini melakukan acara buka puasa bersama sebanyak tiga kali. Dan tahun ini dilaksanakan dua kali. Kita banyak suku, agama, bahasa.  Ini kekayaan bangsa yang patut dijaga dan dijadikan modal untuk membangun Sintang yang harmonis dan maju,” jelasnya lagi.

Terakhir dalam ceramahnya menjelang buka puasa bersama. Ia mengingatkan lagi bahwa puasa tidak hanya menahan lapar dan haus. Tetapi hati juga harus berpuasa, menjauhi saling curiga, jauhkan diri dari dosa dan kemaksiatan. 

“Nafsu sering merendahkan derajat manusia. Sabar menahan ujian dari Allah SWT, kita jaga Sintang yang terus berkembang dan maju ini dengan menjaga keamanan, keharmonisan  di Kabupaten Sintang,” pesan Ustadz Rohendi. (fds)

Berita Terkait