Jadi alternatif kegiatan Positif di Pergantian Tahun

Jadi alternatif kegiatan Positif di Pergantian Tahun

  Rabu, 2 January 2019 09:04
Khatam Alquran : Puluhan pelajar dari berbagai sekolah di Kota Pontianak mengkhatamkan Alquran dalam pergantian tahun.

Berita Terkait

Menyambut Tahun Baru dengan Mengkhatamkan Alquran

Puluhan pelajar se-Kota Pontianak berkumpul di masjid sekolah  SMK Negeri 4 Pontianak pada malam pergantian tahun. Mereka memilih cara yang berbeda untuk menyambut tahun baru. Mereka mengkhatamkan Alquran dalam tempo 24 jam

SITI SULBIYAH, Pontianak

Malam tahun baru itu tampak berbeda. Puluhan pelajar dari berbagai sekolah sejak Selasa (31/12) sore berkumpul di sekolah yang terletak di Pontianak Barat itu. Niatan mereka adalah untuk menghadiri kegiatan yang digelar oleh Kerohanian Islam (Rohis) Al Fatih SMK Negeri 4 Pontianak. 

“Tahun-tahun baru sebelumnya, saya senang merayakannnya dengan berjalan-jalan, melihat banyak kembang api yang menyala,” ungkap Muhammad Farras, salah seorang siswa SMK Negeri 4 Pontianak. Namun, kata dia, tahun ini, di ingin menyambut tahun baru dengan aktivitas yang lebih bermanfaat. Dia pikir, akan lebih baik baginya, jika pergantian tahun diisi dengan aktivitas ibadah. Karena itu, ia memutuskan untuk mengikuti kegiatan Mengkhatamkan 30 Juz Alquran 24 Jam, yang diinisiasi oleh Rohis Al Fatih.

“Semoga dengan cara ini, saya dan pelajar lainnya selalu mencintai Alquran,” pungkasnya. Kegiatan tersebut, adalah yang pertama kalinya dilakukan oleh sekolah itu. Montela Aprilianto, selaku Ketua Rohis Al Fatih mengatakan, kegiatan yang digelar itu, bertujuan agar para pemuda semakin mendekatkan diri kepada Allah melalui kitab suci Alquran. Menurutnya, setiap pergantian tahun, ada kecenderungan muda-mudi melewatinya dengan aktivitas yang tiada memberikan manfaat, bahkan cenderung negatif. 

“Kegiatan ini menjadi alternatif kegiatan yang positif untuk pemuda Islam, khususnya yang ada di Kota Pontianak,” jelasnya. Kegiatan yang berakhir pada tanggal 1 Januari 2019 itu, didominasi dengan aktivitas mengaji, sebagaimana dengan tujuan acaranya adalah mengakhatamkan Alquran. Mereka ada yang mengaji bersama, ada yang secara sendiri-sendiri.

Meski terlihat lelah, namun semangat mereka untuk menyelesaikan ‘misi’ tersebut tak surut. Mereka pun menyedikitkan waktu tidur mereka. Sesekali mereka harus sedikit merubah posisi, kembali berwudhu, atau menegak minuman, agar bisa segar kembali dan melanjutkan bacaan mereka. 

Montela berharap agar kegiatan yang positif ini dapat berlanjut di tahun-tahun berikutnya. Tentunya dengan kegiatan yang lebih matang, serta dengan jumlah peserta yang lebih banyak. Dia pun berharap agar kegiatan sejenis dapat diikuti oleh sekolah-sekolah lainnya.  “Dengan begitu, semoga semakin banyak yang lebih dekat dengan Alquran,” pungkasnya. (**)

Berita Terkait