Jabatan Fungsional Didasarkan pada Keahlian

Jabatan Fungsional Didasarkan pada Keahlian

  Jumat, 8 June 2018 10:00
BUPATI: Bupati Kayong Utara Hildi Hamid pada pelantikan pejabat fungsional di lingkungan pemerintah Kabupaten Kayong Utara. DANANG PRASETYO / PONTIANAK POST.

Berita Terkait

SUKADANA-Jabatan fungsional merupakan kedudukan yang menunjukan tugas, tanggungjawab, wewenang dan hak seorang pegawai negeri sipil. Hal tersebut tentu masuk dalam suatu satuan organisasi yang dalam pelaksanan tugasnya didasarkan pada keahlian, keterampilan tertentu dan bersifat mandiri dalam melaksanakan pekerjaan sesuai dengan bidangnya.

“Jabatan fungsional pada hakekatnya jabatan teknis yang tidak tercantum dalam struktur organisasi. Namun sangat diperlukan dalam tugas-tugas pokok dalam organisasi pemerintah baik yang bersifat pelayanan dan administrasi,”terang Hildi Hamid, usai melantik pejabat fungsional tertentu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, Rabu (6/6) di Gedung Balai Praja, Sukadana, Kantor Bupati.

Dijelaskan Hildi, mengenai jabatan fungsional PNS terdiri atas jabatan fungsional keahlian dan jabatan fungsional keterampilan. Penetapan jabatan fungsional berdasarkan kriteria metodelogi, teknik analisis, teknik dan prosedur kerja yang didasarkan atas disiplin ilmu pengetahuan dan/atau pelatihan teknis tertentu dengan sertifikasi. 

Selain itu, memiliki etika profesi yang ditetapkan oleh organisasi profesi, dapat disusun dalam suatu jenjang jabatan berdasarkan tingkat keahlian, bagi jabatanfungsional keahlian dan tingkat keterampilan. Selain itu, bagi jabatan fungsional keterampilan, pelaksanaan tugas bersifat mandiri, jabatan funsional tersebut diperlukan dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi organisasi. 

“Jabatan fungsional dan angka kredit jabatan fungsional ditetapkan oleh menteri yang bertanggung jawab dibidang pendayagunaan aparatur negara dengan memperhatikan usul dari pejabat pembina kepegawaian yang bersangkutan. Penilaian prestasi kerja bagi pejabat fungsional ditetapkan dengan angka kredit oleh pejabat yang berwewenang,”bebernya. 

Dijelasakan Hildi untuk jabatan fugsional yang dilantik terdiri dari 42 (empat puluh dua) orang, dokter 4 (empat) orang, perawat 13 (tiga belas) orang,  bidan 5 (lima) orang , sanitarian 1 (satu) orang, rekam medis 1 (satu) orang, inpasing fungsional Polisi Pamong Praja 2 (dua) orang, auditor 2 (dua) orang, penyuluh pertanian 4 (empat) orang. 

Untuk yang dilantik dirinya berharap dapat melaksanakan tugas sesuai dengan butir-butir kegiatan yang telah ditetapkan. Dengan baik mana tugas utama (tugas pokok) dan mana tugas penunjang. 

“Tugas utama bapak ibu sekalian adalah tugas-tugas yang tercantum dalam job description yang ada pada setiap jabatan Sedangkan tugas penunjang tugas pokok adalah kegiatan-kagiatan pejabat fungsional diluar tugas pokok yang pada umumnya bersifat tugas kemasyarakatan. Saya yakin dan percaya saudara dapat melakukannya dengan sebaik-baiknya karena persyaratan untuk diangkat ke dalam jabatan fungsional telah saudara-saudara miliki,”pungkasnya. (dan)

Berita Terkait