Imbau Masyarakat Tak Konsumtif

Imbau Masyarakat Tak Konsumtif

  Sabtu, 11 May 2019 11:18
PANTAU STOK: Wakil Bupati Muhammad Pagi saat melakukan inspeksi mendadak di pasar ikanISTIMEWA

Berita Terkait

Distribusi Lancar, Stok Barang Cukup

MEMPAWAH- Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi menghimbau masyarakat agar tidak konsumtif dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebab, tindakan itu akan memicu terjadinya gejolak pasar. Dampaknya, akan terjadi kelangkaan barang dan lonjakan harga sembako.

“Salah satu penyebab terjadinya lonjakan harga jual barang di pasar, akibat gaya beli konsumen yang konsumtif. Hukum ekonomi akan berlaku yakni pada saat permintaan meningkat, maka harga jual pun akan naik,” pendapat Muhammad Pagi disela-sela kegiatan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Pasar Sungai Pinyuh dan Pasar Tradisional Jungkat, kemarin pagi.

Karena itu, Wabup menghimbau masyarakat Kabupaten Mempawah agar tidak konsumtif dalam berbelanja. Artinya, masyarakat tidak perlu membeli barang dalam jumlah borongan dengan tujuan untuk disimpan agar mendapatkan harga yang relatif lebih murah.

“Justru tindakan konsumtif inilah yang akan memicu kenaikan harga di pasar. Apalagi pada momentum ramadan dan menjelang Idulfitri, biasanya akan terjadi kenaikan harga pada sejumlah komoditi yang memang dibutuhkan masyarakat,” tuturnya.

Untuk itu, Wabup meminta masyarakat agar berbelanja sesuai kebutuhannya. Masyarakat pun hendaknya tidak perlu khawatir terjadinya kelangkaan dan kenaikan harga barang yang signifikan pada ramadan dan menjelang Idulfitri nanti.

“Selagi masyarakat berbelanja dengan normal, maka situasi pasar akan baik-baik saja. Masyarakat tidak perlu panic berbelanja kebutuhan Idulfitri. Berbelanja sesuai keperluan dan kebutuhan saja sehingga tidak perlu berlebihan,” ucapnya.

Lebih jauh, Muhammad Pagi memastikan Pemerintah Kabupaten Mempawah terus melakukan pengawasan dan pantauan terhadap distribusi sembako di masyarakat. Hal itu dinilai sangat penting untuk menjaga stabilitas harga dan aktivitas pasar agar tetap berjalan normal.

“Kami prediksi tidak akan terjadi lonjakan harga yang signifikan pada ramadan hingga Idulfitri nanti. Sebab, distribusi barang berjalan lancar sehingga stok melimpah di pasar. Ditunjang lagi dengan kegiatan pasar murah yang nanti akan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Mempawah,” pendapatnya.

Kalau pun terjadi lonjakan harga, tambah Wabup, Pemerintah Kabupaten Mempawah akan bergerak cepat. Pihaknya akan memastikan penyebab terjadinya lonjakan harga di pasar. Setelah itu, barulah pemerintah daerah akan mengamil kebijakan strategis untuk mengatasi persoalan itu.

“Kita harus pastikan dulu apakah kenaikan berlaku nasional atau hanya sesaat pada momentum tertentu saja. Jika memang indikasinya kenaikan disebabkan unsur kesengajaan oknum pedagang untuk mendapatkan keuntungan yang besar diluar ketentuan pasar, maka akan kita lakukan tindakan persuasif agar harga jual barang kembali normal dan stabil,” tegasnya. (wah) 

 

Berita Terkait