HUT IBI Ke-67 Hadirkan Aneka Kegiatan

HUT IBI Ke-67 Hadirkan Aneka Kegiatan

  Senin, 23 July 2018 10:25
POTONG TUMPENG: Wakil Bupati Sintang saat memotong tumpeng pada momen HUT IBI ke-67 Kabupaten Sintang, Sabtu (21/7). SITI SULBIYAH/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SINTANG-Dalam Rangka HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-67 Kabupaten Sintang, digelar aneka kegiatan. Beberapa di antaranya adalah lomba membuat Kudapan Sehat Berbahan Dasar Pakis Miding serta Seminar Bidan dan Healthy Parenting, yang digelar pada Sabtu (21/7). kegiatan tersebut diikuti ratusan bidan dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sintang, Askiman.

“Pada hari Sabtu ini, digelar acara puncak HUT IBI ke-67, namun berbagai kegiatan, sebelumnya sudah terselenggara seperti bakti sosial pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan pemeriksaan IVA, kunjungan ke bidan senior, serta tabur bunga di makam bidan yang sudah mendahului sebagai pejuang IBI, pelatihan di bidang kesehatan dan seminar, serta senam sehat,” jelas Ketua IBI Sintang, Memi Sukaesih.

Sebagai garda terdepan yang mengawal kesehatan ibu dan bayi, bidan menurut Memi berkontribusi dalam mewujudkan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas). Oleh karenanya, berbagai kegiatan yang bertujuan untuk mewujudkan Germas terus IBI Sintang lakukan. Termasuklah lomba membuat kudapan sehat berbahan dasar pakis miding.

“Mengapa Pakis miding? Karena sayur ini manfaatnya bagi kesehatan sangat besar, terutama bagi ibu hamil, yang berfungsi untuk menambah darah,” kata dia.

Sementara itu, Ketua IBI Kalimantan Barat (Kalbar) Urai Rosdiana menyebut, IBI Sintang termasuk yang paling aktif dalam menggelar berbagai kegiatan di bidang kesehatan terutama kesehatan ibu dan anak, serta melakukan pembinaan terhadap bidan-bidan yang ada di Sintang.

“Cabang IBI Sintang ini termasuk yang aktif dan baik kinerjanya, jika ada informasi dari IBI Propinsi mereka cepat tanggap,” tutur Urai.

Dia pun berharap , eksistensi IBI Sintang yang ada saat ini terus berlanjut, bahkan terus ditingkatkan. Konsolidasi internal menurutnya perlu untuk terus dilakukan guna memperbaiki hal-hal yang belum maksimal. Terlebih bidan-bidan yang tergabung dalam IBI tersebar luas ke berbagai daerah di Sintang.

“Konsolidasi organisasi perlu dilakukan jika ada kekurangan, sebab di sini ada bidan yang terpencar hingga ke pelosok, sehingga membuat mereka kekurangan informasi. Mereka sebeutlnya masih perlu diberikan arahan, pendidikan, serta untuk memperbarui ilmu kebidanan,” paparnya.

Eksistensi IBI Sintang ini ditanggapi positif oleh Wakil Bupati Sintang Askiman. Dia menyebut selama ini bidan-bidan yang tergabung dalam IBI berkontribusi dalam menciptakan masyarakat Sintang yang sehat. Kontribusinya itu, menurut Askiman tidak hanya terkait dunia kebidanan, namun bidang kesehatan lainnya.

“Seperti halnya dengan mendirikan bank sampah, yang mana jika orang ingin berobat dapat membayar hanya dengan sampah. Selain masyarakat mendapatkan pelayanan kesahatan, di sisi lain cara ini mengajarkan masyrakat untuk memperhatikan kebersihan lingkungan,” jelasnya.

Dia pun berharap di HUT IBI ke 67 ini, IBI Sintang dapat lebih meningkatkan kemampuan serta keterampilan bidan yang ada di kabupaten ini, sehingga masyarakat yang mendapatkan layanan akan merasa aman dan puas. (sti)

Berita Terkait