HMI Bangun Semangat Peduli Lingkungan

HMI Bangun Semangat Peduli Lingkungan

  Selasa, 15 May 2018 10:47
BERSIHKAN: Kader HMI berinisiatif membersihkan sampah di Taman Bunggur Sintang. SUTAMI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Insiasi Bersihkan Sampah Taman Bunggur

SINTANG-Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) komisariat Universitas Muhammadiyah menginisiasi membersihkan sampah di taman Bunggur depan pendopo Bupati Sintang. Gerakan membersihkan sampah sekaligus menganalisa perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan. Penanganan sampah disebut perlu menjadi gerakan bersama. 

Salah seorang aktivis HMI, Kiki Pardini, gerakan membersihkan sampah, satu diantaranya wujud  pengabdian kepada masyarakat. HMI merasa terpanggil dengan situasi lingkungan. Apalagi taman Bunggur merupakan fasilitas umum, yang banyak didatangi masyarakat. Kondisi idealnya mesti bebas dari sampah yang berserakan. “Kami berupaya berbuat meski dengan hal kecil. Kami menaruh perhatian terhadap masalah sampah,” katanya. 

Menurut dia, gerakan membersihkan sampah sekaligus menjadi wadah silaturahmi para kader HMI. Komisariat UMP disebutnya juga menggandeng HMI komisariat Fisip Universitas Kapuas Sintang. Sama-sama bergerak dan berinisiatif menyikapi kondisi lingkungan di sekitar. Kedepan HMI juga akan menggaungkan, peduli sampah bisa menjadi gerakan bersama. Keterlibatan banyak pihak dinilai begitu penting. Kepedulian generasi muda, dan berbagai komponen masyarakat jika bersatu, diyakini Sintang akan bersih dari sampah. 

Rombongan HMI membersihkan sampah di taman Bunggur bermodalkan kantong plastik dan karung. Sampah-sampah dipungut dan dikumpulkan. Semua yang terlibat dalam membersihkan sampah begitu antusias. Aksi sosial dijalankan dengan penuh semangat. Wadah yang disiapkan untuk menampung sampah semua terisi penuh. “Kebanyakan sampah plastik. Bekas bungkus makanan,” kata Kiki. 

HMI memandang masalah sampah tidak dapat dianggap enteng. Persoalannya perlu penanganan serius. Semakin tinggi aktivitas sebuah kota, maka potensi sampah yang dihasilkan juga akan tinggi. Begitu juga dengan Sintang yang terus tumbuh dan berkembang kemajuannya. Produksi sampahnya juga pasti meningkat. Karena itu, butuh penanganan agar sampah dapat tertangani dengan baik, agar kerapian dan keindahan kota juga dapat terjaga. 

Ia menambahkan gerakan peduli sampah akan menjadi program rutin bagi HMI. Sasarannya ditujukan di fasilitas umum, yang selalu ramai dikunjungi masyarakat. Lokasinya akan berpindah-pindah. Gerakan itu juga dimaksudkan menanamkan kesadaran, bagi kader HMI untuk peduli lingkungan. Mengasah dan membangun kepekaan sosial. “Kami merasa punya tanggungjawab untuk penanganan sampah,” katanya. (stm)

Berita Terkait