Hingga Mei Malaysia Usir 700 WNI

Hingga Mei Malaysia Usir 700 WNI

  Jumat, 17 May 2019 10:15
DEPORTASI. Sebanyak 80 WNI dideportasi oleh Pemerintah Malaysia dengan berbagai alasan diantaranya dokumen resmi yang menyertai mereka masuk ke negeri Jiran. (sugengrohadi/pontianakpost)

Berita Terkait

Pulang ke Tanah Air via PLBN Entikong

SANGGAU – Beberapa hari belakangan, Pemerintah Malaysia terus memulangkan warga negara Indonesia yang masuk ke wilayahnya tanpa dokumen resmi. Pada Rabu (15/5) kemarin, sebanyak 80 orang kembali dipulangkan melalui PLBN di Entikong.

Sebanyak 78 orang dipulangkan dengan jalur deportasi dan dua orang lainnya repatriasi. Mereka terdiri dari 70 pria dan 10 wanita. Kesemuanya memiliki persoalan dokumen resmi ketika masuk ke negeri orang.

 “Untuk tindak lanjut seperti biasa, kami data dan berikan sosialisasi dulu ke mereka tentang prosedur bekerja yang resmi di luar negeri. Kemudian kita arahkan ke Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat untuk dipulangkan ke daerah masing-masing,” jelas Viktor Fernando selaku Koordinator P4TKI Entikong, Kamis kemarin.

Menurutnya, hingga pertengahan Mei 2019 sudah ada sekira 700 WNI bermasalah di Malaysia yang dipulangkan ke Indonesia melalui Pintu Lintas Batas Negara (PLBN) di Entikong.

 “(Kemarin) data terakhir sampai Mei ini ada lebih dari 620 orang. Kemudian ditambah yang 80 orang ini. Jadi sekira lebih dari 700 orang yang dipulangkan melalui PLBN Entikong,” ungkapnya.

Permasalahan izin tinggal dan izin bekerja di Malaysia menjadi hal yang utama mereka dipulangkan. Namun ada pula yang berselisih dengan pengguna tenaga kerja, lalu melapor ke KJRI dan dilakukan repatriasi ke tanah air.

 “Rata-rata karena (masalah) izin tinggal dan izin bekerjanya ya. Tapi ada juga yang berselisih dengan pengguna tenaga kerja (majikan). Itu sih yang sering terjadi,” tegasnya. (sgg)

Berita Terkait