Hindari Mobil, Bus Terjun dari Jembatan

Hindari Mobil, Bus Terjun dari Jembatan

  Kamis, 4 April 2019 11:04
NAHAS: Posisi bus Sugeng Rahayu bernopol W 7094 UZ sebelum dievakuasi dari sungai. BAGAS BIMANTARA/RADAR NGAWI

Berita Terkait

NGAWI – Bus Sugeng Rahayu jurusan Surabaya–Jogjakarta terjun dari ketinggian 6 meter di jembatan Dusun Sidowayah, Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi, kemarin (3/4). Posisi bus terbalik di sungai. Akibatnya, dua penumpang tewas dalam kejadian tersebut.

Kecelakaan lalu lintas itu terjadi sekitar pukul 2 dini hari. Kejadian bermula saat bus yang dikemudikan Purwanto, 50, warga Jalan Graha Manis, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, tersebut melaju dari arah timur. Sampai di dekat jembatan, dari arah berlawanan melaju dua mobil yang terlalu memakan jalan. 

Menghindari tabrakan, Purwanto pun banting setir ke kiri. Namun, laju bus malah tidak terkendali. Lalu menabrak pembatas jalan dan pagar jembatan sebelum akhirnya nyungsep ke sungai. ”Sopir belum begitu menguasai medan,” kata Mardiyanto, 55. Kernet bus Sugeng Rahayu itu kini dirawat di RS At-Tin Husada Ngawi lantaran mengalami patah tulang paha kanan, nyeri dada, dan luka di beberapa bagian tubuhnya.

Mardiyanto mengingat, semua penumpang berteriak histeris sebelum akhirnya bus terbalik di sungai. Semua yang di dalam kendaraan berusaha keluar. Setelah sekitar satu jam menunggu, dia bersama korban yang lain baru dibawa ke rumah sakit. ”Sopir terlalu ke kiri saat menghindari dua mobil itu. Kalau jalannya bus menurut saya tidak terlalu kencang,” katanya. 

Kasatlantas Polres Ngawi AKP Yanto Muljanto menjelaskan, dari hasil olah TKP, ditengarai ada unsur kelalaian sopir hingga bus celaka. Sopir menggeber bus dengan kecepatan tinggi serta kurang berhati-hati saat melintas di tikungan. ”Kasus kecelakaan lalu lintas ini masih kami tangani. Setelah dievakuasi, bus kami amankan sebagai barang bukti untuk proses lebih lanjut,” jelasnya. (den/isd/c9/git) 

Berita Terkait