Harmoni kabupaten Landak di Tahun Babi Tanah Berharap Tahun Berjalan Lebih Baik dari Sebelumnya

Harmoni kabupaten Landak di Tahun Babi Tanah Berharap Tahun Berjalan Lebih Baik dari Sebelumnya

  Kamis, 7 February 2019 10:44
RAYAKAN IMLEK: Bupati Karolin Margret Natasa berkunjung ke kediaman ketua MABT Landak yang merayakan Imlek. HUMAS PEMKAB

Berita Terkait

Boleh jadi perayaan Imlek adalah perayaan tahun baru terpanjang. Mulai tanggal 1 Imlek 2570 atau tahun 2019 hingga limabelas hari ke depan, atau dikenal sebagai perayaan penutup Cap Go Meh. Tahun baru yang baru saja masuk, di penanggalan Tiongkok adalah tahun babi tanah. Diharapkan, babi yang enerjik diharapkan akan berlaku pula di tahun berjalan. Banyak yang menyebut, tahun ini akan lebih baik dari sebelumnya.

Miftahul Khair, NGABANG

DI Kabupaten Landak masyarakat Tionghoa yang merayakan Hari Raya Imlek berlangsung aman dan harmonis. Pak polisi pun terlibat dalam banyak penjagaan di rumah-rumah ibadah warga Tionghoa, seperti vihara, kelenteng atau pun toa pekong. Keberagaman dan toleransi dalam kehidupan beragama di kalangan masyarakat Landak, juga terlihat saat warga pun melakukan kunjungan ke warga yang merayakan Imlek.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa juga turut melakukan kunjungan ke rumah masyarakat Tionghoa yang ada di Kabupaten Landak. Karolin mengunjungi beberapa tokoh masyarakat Tionghoa pada hari pertama perayaan Imlek 2579 kongzili.

Dalam kunjungan ke rumah masyarakat Tionghoa di kota Ngabang, Selasa (5/2) malam, Karolin mengajak masyarakat di kabupaten Landak selalu menjaga kerukunan dan keharmonisan antar umat beragama. 

“Hari ini (Selasa, red) saya bersama Pimpinan Forkopimda melakukan kunjungan perayaan Imlek di beberapa rumah masyarakat Tionghoa yang ada di kota Ngabang. Saya mengajak masyarakat Kabupaten Landak untuk selalu menghargai perayaan Hari Raya Besar Umat Beragam yang telah diakui oleh Negara karena persatuan, kekeluargaan dan gotong royong adalah modal membangun Bangsa Indonesia,” ucap Karolin saat berada di kediaman Ketua MABT Landak.

Sementara ketua MABT Kabupaten Landak Eddy Yanto memberikan apresiasi kepada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Landak yang mampu memberikan contoh dalam menjaga kerukunan antar umat beragama.

“Saya berharap masyarakat Kabupaten Landak terutama masyarakat Tionghoa mempu menjaga kerukunan dan keharmonisan antar umat beragama pada perayaan Imlek tahun ini dan Ibu Bupati bersama forkopimda telah memberikan contoh yang baik untuk kita ikuti dalam menjaga kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Landak ini,” tutup Eddy. (*)

Berita Terkait