Harga Daging Sapi Meroket, Bakal Tembus Rp170 Ribu

Harga Daging Sapi Meroket, Bakal Tembus Rp170 Ribu

  Rabu, 13 June 2018 13:03

Berita Terkait

NANGA PINOH-Diprediksikan lebaran tahun ini harga daging sapi lokal akan naik dipasaran. Yakni antara harga Rp 150 ribu - Rp 170 ribu perkilogram di jual kepada konsumen. "Ketersediaan daging sapi lokal lebaran tahun ini sulit didapatkan. Adapun daging sapi lokal akan didatangkan dari Kalimantan Tengah," ucap pedagang daging Hassan.

Dia mengatakan tingginya harga daging sapi lokal dipasaran. Ini membuat para pedagang kesulitan memasarkannya kepada konsumen. Rata-rata daging sapi yang tersedia hanya untuk memenuhi kebutuhan rumah makan dan kebutuhan rumahtangga.

Ia menuturkan apabila daging sapi lokal tidak tersedia dipasaran. Para pedagang banyak menjual daging sapi impor kepada konsumen. Dikarenakan stok daging sapi impor banyak tersedia di pasaran tradisional Nanga Pinoh Kabupaten Melawi.

"Harga daging sapi impor lebih murah dijual kepada konsumen Rp 120 ribu sampai Rp 130 ribu perkilogram. Berbeda halnya dengan daging sapi lokal yang harganya lebih ditinggi dijual dipasaran," tukasnya.

Sementara konsumen lainnya, Hastu menanggapi harga daging sapi menjelang lebaran bervariasi di jual kepada masyarakat. Biasanya pada saat lebaran stok daging sapi lokal banyak tersedia.

"Biasanya menyambut lebaran permintaan daging sapi meningkat. Ini yang membuat harga daging sapi lokal mahal dijual kepada konsumen," tukasnya.

Dia menyatakan kenaikan harga daging sapi lokal pada hari besar perayaan lebaran. Ini sudah sering dialami masyarakat daerah. Bahkan kejadian tersebut setiap tahun sekali, ketersediaan daging sapi lokal tidak mencukupi kebutuhan masyarakat.

Ia mengungkapkan padahal secara geografis tata letak daerah pemerintahan kota juang. Sudah layak  dijadikan pusat peternakan dilingkungan kabupaten. Supaya Hasil produksi peternakan dapat berkembang lebih baik dilingkungan masyarakat daerah.

"Tata letak geografis untuk peternakan sapi perlu disediakan secara layak. Supaya potensi peternakan dapat berkembang. Begitu juga program peternakan bisa ditingkatkan lagi di tengah masyarakat daerah," imbuhnya. (irn)

Berita Terkait