Harga Ayam Potong Merangkak Naik

Harga Ayam Potong Merangkak Naik

  Selasa, 17 April 2018 11:00
NAIK: Harga ayam potong di Pasar Flamboyan mengalami kenaikan hingga mencapai Rp29.000 per kilogram, kemarin (16/3). ARISTONO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PONTIANAK – Menjelang Ramadan bulan depan, sejumlah harga kebutuhan masyarakat perlahan mengalami kenaikan. Harga daging ayam potong di Kota Pontianak misalnya, saat ini mulai naik  yakni sudah mencapai Rp29.000 per kilogram.

"Ayam mulai naik. Kalau harga ayam normal itu di bawah Rp25.000 per kilogram. Sedangkan saat ini harga mulai Rp28.000 - Rp29.000 per kilogram," ujar satu di antara pedagang di Pasar Flamboyan Pontianak, Ende kepada Pontianak Post, kemarin.

Bahkan menurut Ende untuk ukuran ayam kecil dengan bobot dikisaran 1,5 kilogram  per ekor harganya sudah tembus Rp30.000 per kilogram. "Kenaikan harga ayam karena stok. Stok tersebut sepertinya kurang," jelas dia.

Dia menambahkan, kenaikan yang ada juga tidak terlepas mau menjelang bulan puasa. "Kemudian sebelum puasa, mau memasuki bulan sa'ban tahun Islam ini kebutuhan akan ayam juga sebagaimana tahun - tahun sebelumnya meningkat. Sehingga hal itu mendorong harga naik," papar dia.

Sementara itu untuk harga yang juga masih tinggi saat ini adalah harga bawang merah dan bawang putih. Hayyan pedagang sembako menyebutkan harga bawang merah saat ini sudah Rp28.000 - Rp30.000 per kilogram. "Bahkan sempat untuk harga bawang merah tembus diangka Rp35.000 per kilogram. Sedangkan saat ini harga bawang putih Rp24.000 per kilogram," papar dia.

Adapun untuk harga pangan lainnya di Pontianak seperti harga sayur - mayur harganya saat masih stabil. Untuk harga ikan juga demikian masih normal belum ada kenaikan yang mencolok. Untuk telur ayam saat ini justru mengalami penurunan dijual di pasar per butir dikisaran Rp1.000 - 1.400.

Di sisi lain, Perum Bulog Regional Kalimantan Barat sudah mempersiapkan operasi pasar . Kepala Divisi Regional BulogKalbar Sabaruddin Amrullah mengatakan pihaknya sudah menggelar operasi pasar murah sejak 19 Maret lalu. Intesintas pasar murah ini akan ditingkatkan menjelang bulan Ramadan kela. “Kita sudah bikin gerakan stabilisasi harga pangan di Kalbar sejak pertengahan bulan ini, dan akan terus berlanjut,” ujarnya saat ditemui Pontianak Post, belum lama ini.

Sementara itu, menjelang puasa nanti, pihaknya setidaknya menyiapkan empat jenis produk yang disediakan dalam pasar murah. Produk-produk tersebut adalah; beras premium, beras medium, gula pasir, dan daging sapi beku. Harga produk yang akan dijual bulog jauh lebih murah ketimbang harga pasaran.

“Misalnya jenis beras medium, kita jual Rp9.750 per kilogram. Sedangkan di pasaran harganya mencapai Rp9.000 per kg. Sementara daging beku malah jauh di bawah pasar, yaitu kita jual Rp80.000 per kilogram. Sedangkan di pasar masih Rp125 ribu per kgnya,” papar dia.

 

Sementara untuk jumlahstok yang pihaknya sediakan masih belum pasti. Namun dia memastikan stok tersebut mampu mengendalikan harga bahan pokok di pasaran yang biasanya naik pada momen bupan puasa. “Kita siapan stok sebanyak-banyaknya. Stok semakin banyak tentu semakin bagus. Karena lewat stok yang ada harga bisa dikendalikan,” tutup dia. (ars).

Berita Terkait