Harga Ayam Potong Belum Turun

Harga Ayam Potong Belum Turun

  Selasa, 8 January 2019 10:33
HARGA BELUM TURUN: Pedagang saat menurunkan ayam untuk disebar ke sejumlah pedagang di pasar Flamboyan | DOK-MUJADI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PONTIANAK – Pasca Natal dan Tahun Baru harga daging ayam potong di Kota Pontianak belum juga turun. "Ayam belum turun harganya. Kalau harga ayam normal itu di bawah Rp25.000 per kilogram. Sedangkan saat ini harga masih di atas Rp30.000 per kilogram," ujar Hayan, salah satu pedagang di Pasar Flamboyan Pontianak, kemarin.  "Kenaikan harga ayam karena stok. Stok tersebut sepertinya kurang sedangkan kebutuhan pada Natal dan Tahun Baru lalu naik," sambung dia.

Dia menambahkan, kenaikan yang ada juga tidak terlepas dari kenaikan pada Natal dan Tahun Baru. "Sebagai mana hari besar lainnya kebutuhan akan ayam besar. Ini sama juga sebagaimana tahun - tahun sebelumnya meningkat. Sehingga hal itu mendorong harga naik," papar dia.

Sementara itu, pedagang Pasar Flamboyan Pontianak, Indra membenarkan harga daging ayam saat ini masih tembus di harga Rp30.000. Harga tersebut menurutnya memang tinggi dibandingkan harga normal.

Dia menyebutkan kenaikan ini diprediksikannya baru akan berakhir pada akhir Januari 2019. Kenaikan yang ada karena faktor perayaan tahun baru yang baru berlalu."Sudah momen tahunan kalau ada perayaan keagamaan dan tahun baru harga naik. Itu tidak terlepas dari permintaan pasar yang tinggi," jelas dia.

Sementara untuk komoditas lainnya di Pasar Flamboyan Pontianak berdasarkan pantauan di lapangan yang masih naik tinggi yakni telur ayam ras. Saat ini harga telur ayam per butir ada yang mencapai Rp1.700. Sedangkan ketika harga normal harga telur ayam tertinggi hanya sekitar Rp1.500 per butir.

Untuk jenis sayur - mayur dan bumbu - bumbu saat ini relatif stabil atau tidak ada gejolak harga di pasar. Hal itu terlihat dari harga kacang buncis hanya Rp12.000 per kilogram, kol Rp10.000 per kilogram, kembang kol Rp45.000, bawang merah Rp28.000 per kilogram, bawang putih Rp16.000 per kilogram dan beberapa jenis lainnya yang stabil.

Untuk harga gula, minyak goreng beras saat ini juga stabil. Bahkan beberapa komoditas yang diatur pemerintah tersebut harganya di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) seperti harga gula pasir yang saat ini dijual hanya Rp10.500 per kilogramnya. Padahal HET gula pasir yakni Rp12.500 per kilogram. (ars)

Berita Terkait