Harga Ayam Naik, Pemkab Kapuas Hulu Bertindak

Harga Ayam Naik, Pemkab Kapuas Hulu Bertindak

  Selasa, 8 January 2019 10:47
ALAMI KENAIKAN: Daging ayam menjadi salah satu komoditas yang mengalami kenaikan. Bahkan di Pasar Pagi Putussibau, daging hewan unggas tersebut dibanderol Rp60 ribu perkilogramnya. ARIEF NUGROHO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Turunkan Tim Awasi Harga Pasar

PUTUSSIBAU – Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir akan menurunkan tim untuk melakukan pengawasan, terkait melonjaknya harga sejumlah komoditas di Kabupaten Kapuas Hulu. Hal itu diungkapkan Nasir saat mengunjungi Pasar Pagi Putussibau, beberapa waktu lalu.

“Saya minta tim itu benar-benar jalan dan bekerja, kita harus tahu persoalan sesungguhnya apakah barangnya yang sulit didapatkan atau memang ada permainan spekulan, saya rasa itu yang harus diawasi,” kata Nasir.

Dia menekankan agar para pedagang juga tidak menaikkan harga sesuka hati. Jika masih dalam kewajaran, menurut dia, mungkin masyarakat masih memaklumi. Namun jika itu hanya untuk meraup keuntungan semata, ditegaskan dia, harus ada tindakan dari tim pemantau.

“Yang jelas Pemerintah Daerah Kapuas Hulu sudah membentuk tim untuk memantau dan mengawasi harga sembako termasuk daging ayam,” ucap Nasir. Sementara itu, harga ayam potong di Pasar Putussibau saat ini mencapai Rp60 ribu perkilogram. “Jelas saja harga ayam itu memberatkan masyarakat, tapi sama sekali tidak ada upaya pemerintah agar harga ayam itu turun,” kata Warga Putussibau, Sulastri, kemarin.

Dia meminta Pemerintah Daerah Kapuas Hulu melalui Dinas Perdagangan, dapat memberikan solusi dan benar-benar melakukan stabilisasi harga di pasaran. “Petugas jangan hanya sekadar tanya-tanya harga saja, namun tidak ada langkah konkret untuk menurunkan harga ayam potong,” kata Sulastri.

Pedagang ayam potong Pasar Pagi Putussibau, Ayu Ningsih, mengatakan kenaikan harga ayam dialami mereka lantaran sulitnya mendapatkan ayam dari peternakan yang ada di Putussibau dan sekitarnya. Sehingga ayam potong terpaksa mereka datangkan dari kabupaten lain seperti dari Kabupaten Sintang dan Sanggau.

Diakui Ayu kenaikan harga ayam potong memang terjadi sebelum Natal 2018, karena memang harga ayam ternak sudah cukup mahal. “Jika harga normal paling-paling hanya Rp40 ribu sampai Rp45 ribu perkilogram,” jelas dia.

Sementara itu, saat meninjau kondisi Pasar Pagi Putussibau, Kamis (3/1) belum lama ini, Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir. (arf)

Berita Terkait