Harapan Untuk ASDP ( Fery Penyeberangan ) Pontianak

Harapan Untuk ASDP ( Fery Penyeberangan ) Pontianak

  Kamis, 21 July 2016 09:47   732

SAYA Frans selaku perwakilan dari teman-teman yang selalu dan setia menggunakan jasa fery penyeberangan ( pelampung ) Pontianak. Selama beberapa tahun ini kami sudah merasa nyaman naik fery penyeberangan daripada harus lewat jembatan tol Kapuas dan Landak yang kian macet apalagi saat pergi dan pulang kerja. Untuk menghindari macet, jadi pilihan yang paling tepat yaitu dengan menggunakan jasa fery penyebrangan. Selain menghindari macet, juga mempersingkat waktu, menghemat biaya, tidak cape, merasa lebih santai, dan nyaman.

Tetapi itu dulu. Sekarang hal itu seperti mimpi semenjak pergantian kapal dari pihak swasta ke tangan pemerintah ( ASDP ).  Sekarang kami sebagai penumpang merasa sangat jauh dari kata nyaman. Ini terjadi karena pelayanan yang kurang baik, ditambah lagi peraturan baru yang mengharuskan kami pengguna motor menunggu kapal di tempat yang panas, apalagi sekarang posisi motor harus di jalur kanan mobil. Kami rasa sangat panas disaat terik matahari dan susah disaat hujan karena saat mau berteduh jalannya sudah dihalangi mobil.  Ditambah lagi asap knalpot mobil truk yang berada disebelah kanan membuat kami semakin tersiksa. Karena kami harus menunggu mobil masuk ke kapal terlebih dahulu. Padahal pengguna mobil tidak terkena panas matahari dan tidak kehujanan. Sepertinya kami pengguna motor sengaja dijemur di tempat yang panas, padahal kami sudah bayar tiket dengan harga mahal. Apakah untuk dapat tempat yang teduh harus bayar juga?.

Setahu saya, harga tiket fery naik sewaktu BBM naik, tetapi sekarang harga BBM sudah turun bahkan sudah dua kali turun tapi kenapa harga tiket tidak turun juga? Padahal kualitas pelayanan juga turun. Sewaktu dikelola pihak swasta pelayananya lebih baik tetapi saat ditangan pemerintah ( ASDP ) kok menurun. Apakah ini cerminan pemerintah kita sekarang ini? Bukannya semakin maju malahan semakin mundur.

Ada beberapa keinginan kami sebagai pengguna motor :

1.    Kami pengguna motor tetap di sebelah kiri mobil, agar lebih mudah untuk berteduh.

2.    Harga tiket diturunkan lagi. Aparat pemerintah sih enak tidak bayar tiket ( gratis ) jadi tidak tahu kalau harga tiket terlalu mahal.

3.    Meningkatkan mutu pelayanan agar lebih baik.

Sekian curahan hati kami semoga ditanggapi dan di pertimbangkan lagi oleh pemerintah kota Pontianak.

Atas perhatian dan kerjasama yang baik kami ucapkan terima kasih.

Yang membuat saran

    Frans (Pengguna motor)