Hanya Tiga Jam, Omzet Capai Rp300 Ribu

Hanya Tiga Jam, Omzet Capai Rp300 Ribu

  Sabtu, 18 May 2019 11:39
PENJUAL TEBU: Awaludin, penjual tebu yang akrap disapa Udin, ditemui saat berjualan air tebu di bulan Ramadan ini. DANANG PRASETYO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Bersama Udin; Penjual Air Tebu di Sukadana

Di bulan Ramadan ini, sejumlah warga berburu omzet dengan membuka lapak usaha. Mulai dari menjual makanan, hingga minuman untuk berbuka puasa. Seperti yang dilakukan Awaludin (25) warga Sukadana.

DANANG PRASETYO, Sukadana

DENGAN menggunakan gerobak berukuran kecil, berwana hijau, terdapat dua roda, dan mesin yang digunakanya untuk menjual air tebu di pinggir jalan, merupakan cara Awaludin (25) untuk berburu omzet dibulan Ramadan ini. Tidak tanggung-tanggung hanya dengan kurun waktu tiga jam ia mampu meraih omzet Rp200 ribu – Rp300 ribu.

Ia mengakui, di bulan Ramadan ini jumlah pembeli meningkat jika dibanding dengan hari-hari biasa. Hari biasa omzet yang ia peroleh tidak seperti yang didapat pada Ramadan ini. "Alhamdulillah, berkah dibulan Ramadan ini cukup baik. Omzet saya pun sedikit bertambah," sambungnya, saat ditemui di Sukadana.

Menurut dia, apa yang dilakukan olehnya juga dilakukan oleh orang lain yang ingin berburu omzet. Bagi dia, dengan berjualan air tebu ini, pendapatannya dapat untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari bagi keluarga. "Ya, Alhamdulillah, kalau berjulan air tebu ini saya lakukan sudah cukup lama. Tentunya seeikit membantu perekonomian saya," ungkapnya.

Warga lainnya, Rian, mengaku dengan adanya penjual makanan dan minuman untuk berbuka puasa ini, sangat membantu dirinya dan keluarga. "Sangat bersyukur dengan adanya yang jualan ini. Baik jualan makanan dan minuman yang ada di pinggir jalan," ungkapnya.  

Menurut dia, ramainya penjual makanan dan minuman ini hanyalah terlihat pada saat Ramadan saja. "Di daerah lain pun saya rasa sama. Mereka berjulan makanan dan minuman di bulan Ramadan cukup banyak (pembelinya)," ungkapnya. (*)

Berita Terkait