Hang Out Berdua dengan si Kecil

Hang Out Berdua dengan si Kecil

  Rabu, 19 December 2018 10:33
KUTIPAN: “Pada usia awal, anak memang akan cenderung meniru ibunya. Ada saatnya dia mencari figur aayah dalam diri laki-laki yang dekat dengannya nanti.

Berita Terkait

Ayah dan bunda sah-sah saja sesekali mengajak anak hang out berdua saja. Hal itu bisa semakin meningkatkan bonding antara ayah atau bunda dan anak.

Wahyu tak memiliki waktu khusus untuk berjalan berdua bersama anak perempuannya, Kiya. Namun, jika ada waktu senggang, ia selalu mengajak buah hatinya untuk pergi bersama. 

“Biasa waktu dia pulang sekolah dan saya juga jam istirahat kantor. Saya jemput, sekaligus ajak makan bersama,” ujar Wahyu.

Wahyu membebaskan si kecil untuk memilih tempat makan. Biasanya dia mencari tempat yang tak terlalu ramai dan nyaman buat anaknya. Apalagi Kiya tak menyukai tempat makan yang berantakan dan kurang rapi.

“Karena makan anak saya itu lama atau ngemut, jadi saya suapkan biar cepat. Sambil saya makan, sambil menyuapkannya,” jelas Wahyu.

Waktu lainnya yang kerap dijadikan Wahyu sebagai quality time berdua bersama buah hati yakni Hari Sabtu. Kebetulan istri Wahyu tetap masuk kerja di Hari Sabtu. Jadi, sembari menunggu istri bekerja, ia berjalan ke mal bersama Kiya.

“Kadang ke tempat permainan anak. Karena Kiya suka mewarnai, lebih seringnya ke tempat yang ada fasilitas untuk mewarnai juga,” kata Wahyu.

Namun, bukan berarti tak ada kendala ketika hang out berdua bersama anaknya. Terkadang, mood Kiya kurang bagus. Dia pun menjadi tak sabaran dan rewel. “Sedikit salah, langsung ngambek. Untungnya dia tidak tantrum atau nangis jerit-jerit. Paling merajuk dan cemberut,” tutur Wahyu.

Untuk mengatasinya, Wahyu pun membujuk Kiya ke tempat-tempat yang dia sukai. Salah satunya toko buku yang ada di mal. “Dia suka sama buku. Jadi bawa ke toko buku. Kalau moodnya masih jelek, ya saya bujuk terus. Kalau masih jelek juga, saya bujuk pulang saja,” ungkap Wahyu sambil tertawa.

Psikolog A. Twingky Indrawati SPsi Cht menilai, pergi berdua dengan anak, terutama yang masih usia batita atau balita, bisa meningkatkan bonding. “Tidak harus sesama gender. Misal, ibu dengan anak perempuan atau ayah dengan anak lakilaki,” jelas Twingky. 

Hang out dengan anak yang berbeda gender sesekali diperlukan. Misalnya,ayah dengan anak perempuannya. Ada beberapa hal dari ayah yang perlu diajarkan kepada anak perempuannya. Misalnya, cara bersikap, cara menjaga diri (terutama terhadap lawan jenis), dan kemandirian. Dengan begitu, akan tertanam figur ayah yang baik pada diri anak. Hal itu akan menjadi kiblat bagi anak perempuan dalam mencari pasangan kelak.

“Pada usia awal, anak memang akan cenderung meniru ibunya. Ada saatnya dia mencari figur aayah dalam diri laki-laki yang dekat dengannya nanti,” kata Twingky. 

Begitu juga ibu dengan anak laki-lakinya yang bisa belajar cara menghargai perempuan. “Be a  gentleman istilahnya,’’ imbuhnya.

Kartikanita Widyasari SPsi CH menambahkan, hang out berdua dengan anak akan bermanfaat jika orang tua melakukannya dengan sepenuh hati. “Bukan disambi melakukan kegiatan lainnya. Misal, sambil main HP atau ngurusin kerjaan,” tegas perempuan yang akrab disapa Kak Nitnit tersebut. (uni/JP)

Berita Terkait