Hampir Deadline, WP Lapor SPT Belum Sampai Separo

Hampir Deadline, WP Lapor SPT Belum Sampai Separo

  Sabtu, 9 March 2019 13:12

Berita Terkait

PONTIANAK – Wajib pajak sudah bisa melakukan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan untuk tahun pajak 2019 sejak awal Januari lalu. Namun hingga kemarin (8/3), tercatat baru 7000an Wajib Pajak yang melaporkan SPT-nya di Kantor Pajak Pratama Pontianak Barat.  Sedangkan wajib pajak yang memang diwajibkan untuk melaporkan SPT tahunan ada 20 ribuan WP.

“Kami berharap WP yang belum melaporkan segera melaporkan. Walaupun deadlinenya masih lama yaitu akhir Maret untuk WP pribadi dan April untuk WP badan, tetapi lebih cepat melapor lebih baik,” ujar Kepala KPP Pratama Pontianak Barat Nurbaeti Munawaroh kepada Pontianak Post, kemarin.

Sama seperti dua tahun terakhir, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak mendorong pelaporan secara online, yaitu menggunakan e-filing. Beberapa wajib pajak pun harus melapor dengan menggunakan cara tersebut pada tahun ini. Di Pontianak sendiri, sejumlah WP sudah mulai melaporkan SPT tahunannya.

Menurut diapihaknya  terus melakukan sosialisasi untuk mengkampanyekan kemudahan pelaporan SPT melalui e-Filing. Meskipun, opsi pelaporan secara langsung tetap dibuka. Dengan e-Filing, wajib pajak bisa melakukan pelaporan di mana saja dan kapan saja, selama ada koneksi internet. "Kami dorong untuk e-Filing, walaupun tetap bisa manual ke kantor pajak," ujarnya.

E-Filing merupakan suatu cara penyampaian SPT PPh secara elektronik yang dilakukan secara online dan real time melalui internet pada website DJP. Pelaporan pajak secara online ini sangat efektif. Anda hanya perlu menyediakan komputer dan internet untuk mengaksesnya.

Namun, terkadang wajib pajak (terutama pemula) bingung saat hendak melaporkan pajaknya secara online melalui website DJP, pasalnya untuk bisa masuk ke website tersebut wajib pajak harus mengisi EFIN (Electronic Filing Identification Number).

Electronic Filing Identification Number atau yang biasa disebut dengan EFIN merupakan nomor identitas yang diterbitkan oleh DJP untuk diberikan kepada Wajib Pajak. EFIN terdiri dari 10 digit nomor yang dapat digunakan sebagai identitas Wajib Pajak. Wajib Pajak yang memiliki kode EFIN maka dapat melakukan pelaporan SPT secara online melalui website DJP atau Online Pajak.

EFIN terdiri dari dua jenis, diantaranya EFIN Pajak Badan dan EFIN Pajak Pribadi. E-Filing Lapor SPT Online Mudah Apabila Sudah Memiliki EFIN 03 Contoh EFIN – Finansialku.  EFIN Pajak Badan adalah Electronic Filing Identification Number yang diperuntukkan Wajib Pajak Badan Usaha atau suatu perusahaan.

Jika seseorang memiliki sebuah usaha (perusahaan tertentu) maka dalam melakukan kewajiban perpajakannya di wajibkan untuk memiliki EFIN. Memiliki EFIN agar memudahkan dalam proses pelaporan pajak secara online tanpa harus menggunakan antrean di Kantor Pelayanan Pajak (KPP). (ars)

 

 

Berita Terkait