Hadiri Safar di Masjid Mujahidin

Hadiri Safar di Masjid Mujahidin

  Sabtu, 26 March 2016 10:39
SAFARI FAJAR: Bupati Ria Norsan memimpin jemaah dalam kegiatan safari fajar di Masjid Mujahidin Pontianak. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

MEMPAWAH- Ribuan jemaah dari sejumlah daerah menghadiri kegiatan safari fajar (safar) di Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Jumat (25/3) pagi. Rombongan Safar dipimpin oleh Bupati Ria Norsan yang juga bertindak sebagai tuan rumah kegiatan. Safar diisi ceramah agama oleh Syaikh Annas al Ju’bi..

Jemaah safar tidak hanya dari Mempawah, melainkan juga beberapa daerah lain seperti Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kota Singkawang, Kabupaten Sambas, Kabupaten Landak hingga negeri tetangga Brunei Darussalam ikut menghadiri kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah jemaah dari berbagai daerah bisa berkumpul di sini. Kami sangat berterima kasih kepada pengurus Masjid Raya Mujahidin Pontianak yang telah memfasilitasi majelis ini,” ucap Ria Norsan dalam sambutannya.

Norsan mengaku bersyukur dengan tingginya antusias jemaah yang menghadiri kegiatan safar. Menurut dia, dengan persatuan seperti itu Islam akan disegani. “Umat Islam harus bersatu. Jangan seperti buih di lautan yang banyak tetapi rapuh. Seandainya umat ini bisa bersatu, maka Islam akan disegani,” ujarnya.

Norsan mengatakan saat ini Islam menjadi bulan-bulanan sejumlah pihak. Hal itu, menurutnya, terjadi karena kesalahan sebagian umat yang keliru menafsirkan ajaran agama. Dia menuturkan di sejumlah media, kejahatan terorisme kerap diidentikkan dengan Islam. “Padahal ajaran Rasulullah tidak seperti itu. Sekarang ini kita jadi bulan-bulanan,” lirihnya. 

Terkait hal itu, Norsan pun mengajak umat untuk kembali merapatkan barisan. Dengan persatuan dia berharap sumbangsih dalam pembangunan nasional khususnya di Kalimantan Barat semakin nyata.

“Kalau kita kompak, misalnya jumlah jemaah salat Subuh bisa seramai seperti salat Jumat, maka musuh-musuh akan takut,” tegas dia.  

Pada kesempatan itu Bupati Norsan juga mengingatkan para orang tua untuk lebih intens menjaga anak. Menurutnya, zaman telah berkembang sedemikian rupa sehingga memunculkan berbagai dampak, baik positif maupun negatif. Termasuk, perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi yang seperti pisau bermata dua.

“Mari jaga anak-anak kita. Zaman semakin canggih. Teknologi informasi dan komunikasi sebagai produk zaman juga punya dampak negatif. Bekali anak-anak dengan ilmu agama. Selalu ingat mati. Tidak ada yang menemani kita di alam akhirat nanti kecuali amal kebaikan. Karena itu jangan menunda-nunda untuk beramal,” tuturnya.

Agenda sajadah fajar di Masjid Mujahidin diisi dengan pembacaan ayat-ayat Alquran secara bergantian dari perwakilan tiap daerah. Selain itu juga disampaikan ceramah agama oleh Syaikh Annas al Ju’bi. Dalam kesempatan itu pula, Bupati Ria Norsan menyerahkan sumbangan dana bantuan masjid dari kepada Ketua Yayasan Mujahidin, H. Syakirman.

Usai melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan sajadah fajar di Masjid Mujahidin, Bupati Norsan menjamu para jemaah untuk sarapan bersama di kediamannya.(wah)

Berita Terkait