Guru Honorer Minta Bupati Terbitkan Aturan

Guru Honorer Minta Bupati Terbitkan Aturan

  Sabtu, 30 March 2019 10:23
PELATIHAN: Sekda, Drs H Ismail MM menyematkan tanda peserta Pendidikan Dasar Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Diksar Kokam

Berita Terkait

MEMPAWAH - Forum Gerakan Guru Honorer (FGGH) Kabupaten Mempawah terus memperjuangkan aspirasinya. Kali ini, mereka menyarankan agar pemerintah daerah setempat membuat regulasi hukum tentang gaji guru honor. Yakni dengan perhitungan berdasarkan jam mengajar guru honor.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Mempawah dapat meniru kebijakan Pemerintah Kota Pontianak. Disana (Kota Pontianak), telah diterbitkan Peraturan Wali Kota (Perwako) tentang pembayaran gaji guru honor yang berdasarkan pada jam mengajar,” terang Wakil Ketua Forum Gerakan Guru Honorer (FGGH) Kabupaten Mempawah, Hidaya, S.Pd kepada Pontianak Post, Jumat (29/3) siang di Mempawah.

Dari informasi yang dihimpunnya, Wali Kota Pontianak menetapkan besaran gaji per jam guru honorer pada angka Rp 40-70 ribu. Dengan nominal itu, maka penghasilan yang diterima guru honorer secara otomatis akan meningkat. “Yang pasti upah yang diterima guru honor akan lebih baik jika formulasi aturan hukum ini dapat diterapkan di Kabupaten Mempawah. Dibandingkan saat ini, penghasilan yang kami terima sangat jauh dari harapan,” lirihnya.

Menurut Hidaya, regulasi hukum tersebut dapat diterapkan Pemerintah Kabupaten Mempawah. Asalkan, Bupati Mempawah komitmen untuk memperjuangkan nasib guru honorer di daerah itu. “Semua ini kembali pada kebijakan Bupati Mempawah. Bukan perkara sulit bagi Bupati untuk menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) untuk membantu perjuangan guru honorer supaya mendapatkan penghasilan yang lebih layak,” tuturnya.

Karenanya, dia berharap Pemerintah Kabupaten Mempawah dapat meniru kebijakan Pemerintah Kota Pontianak yang telah membuktikan komitmennya membantu perjuangan guru honorer. “Tentunya kita sangat berharap agar kebijakan ini dapat ditiru oleh Pemerintah Kabupaten Mempawah. Jika kebijakan ini bisa diterapkan, maka kami sangat mengapresiasi komitmen dan kesungguhan Bupati Mempawah,” tantangnya.

Lebih jauh, dia menilai guru honorer layak mendapatkan penghasilan yang lebih layak. Sebab, bercermin dari tugas dan beban kerja guru honorer yang cukup berat. Bahkan, hampir sebanding dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Kalau dibandingkan, kinerja guru honorer hampir sama saja dengan guru PNS. Karena, kita semua memiliki tujuan yang sama yakni mencerdaskan kehidupan anak bangsa. Seluruh kemampuan kita kerahkan untuk kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Mempawah ini,” tegasnya. (wah)

Berita Terkait