Guru dan Pelajar SMP Ikuti Bimtek Karya Tulis Ilmiah

Guru dan Pelajar SMP Ikuti Bimtek Karya Tulis Ilmiah

  Kamis, 21 March 2019 09:59
BIMTEK: Para guru serta pelajar SMP diabadikan bersama Asisten III Setda Heronimus Tanam saat pembukaan Bimtek Karya Tulis Ilmiah, Selasa (19/3). HUMASKAB FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

Peserta Terbaik akan Diberangkatkan ke Banyuwangi

 

KETAPANG – Bupati Ketapang Martin Rantan berharap agar para peserta Bimbingan Teknis Penulisan Karya Tulis Ilmiah mampu mencapai hasil terbaik. Pasalnya mereka yang berhasil meraih nilai terbaik tersebut, akan diikutsertakan pada Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (PIRN) di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

"Bagi yang berhasil mendapat nilai terbaik akan diikutsertakan pada pelaksanaan Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (PIRN) di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, yang akan diselenggarakan pada bulan Juni mendatang," kata Bupati dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten III Setda Heronimus Tanam pada kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang, Selasa (19/3). Asisten III berharap agar kegiatan bimbingan teknis dan lomba karya tulis ilmiah yang akan dilaksanakan ini dapat diikuti dengan sungguh-sungguh, sehingga dapat menghasilkan prestasi dalam dunia pendidikan. Apalagi, dia menambahkan, para peserta nantinya akan dinilai oleh tim penilai dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). 

Kegiatan tersebut digelar Badan Penelitian  dan Pengembangan Daerah (Balitbangda). Sasaran mereka adalah para pelajar dan guru tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Ketapang. Kegiatan dihadiri pemateri dari LIPI dan berlangsung selama dua hari.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Asisten III Heronimus Tanam, menjelaskan bahwa bimbingan teknis dan lomba karya ilmiah yang diberikan untuk para guru dan pelajar ini, bertujuan untuk menumbuhkan kemandirian, dalam mencari alternatif pemecahan masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih lagi saat ini budaya meneliti di kalangan remaja Indonesia, diakui dia, bukanlah sesuatu yang aneh bagi mereka. Tanpa disadari, diungkapkan dia bahwa kegiatan penelitian telah berkembang di sekolah-sekolah. Menurutnya, meneliti telah menjadi sebuah kebutuhan bagi remaja dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang telah mereka pelajari terhadap masalah-masalah dilingkungan sekitar seperti karakterisitik SDA, lingkungan sosial, pengamatan, serta empiris.

Untuk mencapai keberhasilan di dalam memenuhi keinginan dan menjaga kelangsungan proses penelitian yang baik, diungkapkan Bupati, diperlukan adanya mekanisme dalam melakukan penelitian berdasarkan ilmu sosial maupun berdasarkan ilmu eksakta. "Untuk itulah pentingnya diawali dengan bimbingan teknis untuk para guru dan pelajar ini dilakukan. Tujuan dari diselenggarakannya bimbingan teknis penulisan karya ilmiah ini adalah untuk melatih guru dan pelajar melakukan penelitian ilmiah yang terkait dengan lingkungan sekitarnya sesuai dengan bidang mata pelajaran IPA dan IPS " kata Asisten III menyampaikan arahan Bupati.

Selain itu, diungkapkan Bupati, juga mendorong produktifitas para guru dan pelajar dalam melakukan penelitian, agar mampu menghasilkan laporan untuk penelitian yang dipublikasikan, baik pada jurnal daerah, nasional, maupun jurnal internasional.

Pada pelaksanaan bimbingan teknis ini menurutnya wawasan para remaja diperluas melalui pengayaan oleh para ilmuwan pada awal kegiatan. Kemudian para peserta dibekali dengan teori tentang metodologi penelitian dan penulisan hasil penelitian, sebelum mereka terjun langsung di lapangan untuk melakukan penelitian selanjutnya para peserta mempresentasikan karya ilmiahnya.

"Guru dan pelajar merupakan aktor penting di dalam dunia pendidikan yang dapat menghasilkan riset-riset ilmiah yang bermanfaat bagi lingkungan dan pembangunan kabupaten ketapang khususnya," terang Tanam. (humas)

Berita Terkait