Gunakan Dana Aspirasi untuk Pemadam Kebakaran Swasta

Gunakan Dana Aspirasi untuk Pemadam Kebakaran Swasta

  Kamis, 11 July 2019 16:16

Berita Terkait

PONTIANAK-Wasekjen DPP PKB Daniel Johan meminta seluruh DPRD dari Partai Kebangkitan Bangsa baik di provinsi maupun kabupaten/kota agar menggunakan sebagian kecil dana aspirasi mereka untuk pemadam kebakaran swasta.

“Gunakan anggaran itu untuk asuransi atau masukkan pemadam kebakaran swasta itu sebagai BPJS ketenagakerjaan sehingga bisa mengcover jika ada kecelakaan atau kematian saat menjalankan tugas,” kata Daniel usai menyerahkan bantuan selang itu kepada sebanyak 82 YPK di Pontianak, siang

Ada 82 Yayasan Pemadam Kebakaran (YPK) swasta yang menerima bantuan selang itu. Pemadam kebakaran yang menerima bantuan itu dari Kota Pontianak, Kubu Raya, Sambas, dan Singkawang dan Bengkayang. 

Daniel meminta bantuan yang sudah diberikan itu dimanfaatkan sebaik mungkin ketika memadamkan api saat terjadi peristiwa kebakaran. Baik itu kebakaran di pemukiman maupun yang terjadi di kawasan hutan dan lahan, 

“Jika menggunakan mobil ke lahan gambut akan sulit, sehingga bantuan ini memudahkan petugas damkar memadamkan kebakaran lahan gambut. Kami terus mendorong pengadaan selang tersebut,” kata dia. 

Kepala Staf Sarana dan Prasarana Direktorat Perencanaan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Mujiastuti menyatakan pemberian bantuan selang itu sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pemadam kebakaran swasta di Kalimantan Barat. 

Ketua Komunikasi Kebakaran Pontianak Ateng Tanjaya mengatakan bantuan ini sangat bermanfaat bagi petugas damkar. Terutama dalam menangani kebakaran hutan dan lahan. 
“Terima kasih, bantuan ini sangat berguna sekali,” kata Ateng.

Bagi Ateng bantuan yang diberikan ini menjadi motivasi petugas pemadam kebakaran untuk lebih meningkatkan lagi pengabdian kepada masyarakat dalam mengatasi kebakaran yang terjadi di permukiman, lahan, maupun hutan di wilayah Kalimantan Barat.

“Selain ini, ketika mendengar peristiwa kebakaran kami langsung meluncur ke lokasi. Baik itu kebakaran rumah maupun hutan dan lahan,” kata Ateng. 

Ateng bersyukur dengan terbangunnya forum komunikasi pemadam kebakaran sehingga memudahkan berkoordinasi dalam penanganan kebakaran. Jika terjadi kebakaran maka jaringan komunikasi terbangun dengan baik, sehingga bisa mendorong pemadam terdekat untuk lebih dulu sampai ke lokasi kejadian.

“Sudah luar biasa. Sangat cepat guna menekan resiko kerugian,” kata Ateng. 

Bantuan itu diberikan kepada 82 YPK swasta. Masing-masing YPK mendapat enam selang. Panjang satu selang 20 meter. Artinya bantuan yang diberikan untuk satu pemadan itu selang sepanjang 120 meter. 

Kemudian penerimannya adalah 52 YPK dari Kota Pontianak. Sisanya dari Kabupaten Kubu Raya, Singkawang, Kabupaten Sambas dan Bengkayang. Alokasi anggaran yang digunakan untuk pemberian bantuan itu mencapai Rp1 miliar. (mse)

Berita Terkait