Gula Berlebih Dorong Kanker Berkembang Cepat

Gula Berlebih Dorong Kanker Berkembang Cepat

  Minggu, 2 June 2019 14:04

Berita Terkait

Hingga kini masih belum diketahui pasti apa penyebab penyakit kanker. Hanya saja selain faktor genetik, berbagai pemicu bisa mempercepat perkembangan sel kanker. Salah satunya asupan makanan yang bisa mendorong perkembangan sel kanker.

Secara umum, makanan yang tak baik memang bisa mendorong berbagai kanker untuk muncul. Seperti kanker darah, kanker prostat dan payudara, kanker leher rahim, kanker usus besar, dan semua kanker.

Para Pakar dari Rogel Center Symptom Management and Supportive Care Programme, Nancy Burke, R.D., Danielle Karsies, M.S., R.D., dan Melissa Shannon-Hagen, R.D., CSO, U-M menyebut gula bisa memberi makan kanker, termasuk kanker darah. Lalu apa kaitannya kanker dan gula?

Menurut penelitian, risiko perkembangan kanker dipengaruhi dengan bagaimana tubuh merespons gula. Terutama jika tubuh resisten insulin, ada lonjakan gula darah yang lebih besar. Kondisi ini menghasilkan peningkatan pelepasan insulin-like growth factor(IGF), yang telah terbukti membantu sel kanker tumbuh cepat. Sebaliknya, jika kadar glukosa darah terkontrol, lebih sedikit IGF yang dikeluarkan dan mengurangi pertumbuhan kanker.

Untuk menghindari lonjakan gula darah ini, maka perlu memilih makanan dengan lebih bijak. Misalnya, daripada mengemil keripik kentang, lebih baik memilih segenggam kacang-kacangan atau makan keripik tortilla dengan saus kacang rendah lemak. Usahakan untuk tidak minum minuman manis di luar jam makan (mengemil).

Hal senada diungkapkan Pakar Hematologi dan Onkologi Medik Dr. Ronald. A. Hukom, MHSc, Sp.PD, KHOM dari RS,FINASIM dari RS Dharmais dan Perhimpunan Hematologi dan Onkologi Medik Penyakit Dalam Indonesia (Perhompedin) dalam materinya. Masyarakat masa kini sulit jika dilepaskan dari gula.

Makanan keripik kentang yang diolah dengan pemanasan minyak bersuhu tinggi bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh. (Organic Welcome)

Pada dasarnya, gula memang merupakan unsur makanan yang sangat dibutuhkan, sebagai salah satu sumber karbohidrat yang paling penting dan paling mudah dicerna untuk memaksimalkan fungsi kerja tubuh dan otak. Ternyata gula berlebih bisa memicu berbagai penyakit seperti diabetes dan kanker.

Menurut dr. Ronald, mengungkapkan sel kanker bisa tumbuh lebih kuat dan lebih cepat kalau seseorang mengonsumsi banyak gula. “Perkembangan sel kanker butuh glukosa (gula). Tapi bukan satu-satunya faktor. Glukosa bukan hanya dari bahan gula yang kita makan,” jelas dr. Ronald.

Gula dibutuhkan untuk kalori. Jika seseorang tak makan gula sama sekali maka bisa lemas. Gula tetap boleh dikonsumsi namun dalam jumlah seimbang.

Lalu bagaimana dengan buah?

Dilansir dari Rogel cancer center, Minggu (2/6), sebagian besar buah juga memiliki kandungan gula tinggi. Buah juga kaya nutrisi yang dikenal sebagai pelindung kanker. Begitupula susu, makanan lain yang juga memiliki kandungan gula. Namun di sisi lain susu juga bisa mencegah kanker.

Sehingga, kandungan gula dalam buah dan susu sebaiknya tidak dikelompokkan sebagai makanan tinggi gula seperti permen, kue, dan biskuit. Sebab untuk berbagai camilan manis perlu dibatasi jumlahnya.

Setidaknya ada tiga cara untuk menghindari asupan gula berlebih,

Cara 1
Batasi gula sederhana dan biji-bijian olahan. Ini termasuk permen, kue, kue, kue, kue, roti putih, pasta olahan dan nasi putih.

Cara 2
Kurangi atau menghilangkan asupan minuman manis termasuk jus buah, soda, dan minuman olahraga.

Cara 3
Sertakan gula yang terbentuk secara alami, seperti gula yang ditemukan dalam buah.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah/Jawa Pos

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Berita Terkait