Gudang Kratom Kalis Membara

Gudang Kratom Kalis Membara

  Selasa, 15 January 2019 11:28
PADAM: Warga dan beberapa pekerja sedang memadamkan api yang meludeskan gudang kratom di Lintas Selatan, Kecamatan Kalis. ARIEF NUGROHO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Pemilik Rugi Rp1 Miliar

KALIS-Sebuah gudang pengolahan daun keratom atau kratom yang terletak di Jalan Lintas Selatan, Kecamatan Kalis, Kabupaten Kapuas Hulu ludes terbakar, Senin (14/1) siang. Beruntung kebakaran hebat itu tidak menyebabkan korban jiwa.

Berdasarkan informasi, api berasal dari gudang bagian belakang. Kemudian membesar dan merembet dan menghanguskan seluruh bangunan.

 “Sebelum saya tinggal tidak ada apa-apa. Setelah 10 menit kemudian, terbakar,” kata Alian, seorang pekerja.

Kebakaran justru pertama kali dilihat oleh warga yang kebetulan melintas. Saat itu, api sudah dalam keadaan membesar dan menghanguskan sebagian besar dari gudang tersebut.

 “Pertama kali saya melihat ada kepulan asap. Saat dilihat, api sudah membesar dan membakar sebagian gudang,” timpal Adi, saksi mata.

Melihat kejadian itu, dirinya langsung meminta bantuan warga setempat untuk melakukan upaya pemadaman.

 “Saya lapor ke warga. Minta bantuan. Setelah itu baru berusaha memadamkan api,” bebernya.

Selain meluluh lantakan bangunan gudang, kebakaran hebat itu juga meludeskan 25 set mesin penggilingan, 2 mesin mixer, kompresor, empat unit mesin perbengkelan dan 5 ton bubuk daun kratom.

Abdul Hamid, selalu pemilik mengatakan, kebakaran yang menghanguskan gudangnya tersebut terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung begitu cepat.

 “Kondisi gudang saat itu sedang tidak ada aktivitas, karena semua karyawan tengah beristirahat. Hanya ada satu orang yang jaga, itu pun sedang mencari buah di hutan,” katanya saat ditemui wartawan, kemarin.

Menurut Hamid, atas kejadian itu, dirinya mengalami kerugian hingga mencapai Rp1 miliar.

 “Ini kejadian yang kedua kalinya. Sebelumnya sekitar 11 bulan yang lalu juga pernah terbakar,” katanya.

Gudang kratom milik Hamid itu mempekerjakan sekitar 30 karyawan. 

Sementara itu, aparat kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran tersebut.  “Masih kami dalami apa penyebab kebakarannya,” kata Ipda Febri Kapolsek Kalis. (arf)

Berita Terkait