Gubernur Minta Event Singkawang Ramadan Fair Terus Dievaluasi

Gubernur Minta Event Singkawang Ramadan Fair Terus Dievaluasi

  Selasa, 14 May 2019 09:59
HADIRI EVENT: Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji makan malam di area Ramadan Fair.ISTIMEWA

Berita Terkait

SINGKAWANG--Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji meminta kepada Pemkot Singkawang untuk terus melakukan evaluasi terhadap event Singkawang Ramadan Fair setiap tahunnya.

"Sebagai kota jasa, Pemerintah Kota Singkawang harus pandai mengemas setiap event yang dapat menarik kunjungan wisata salah satunya event Ramadan Fair," kata Sutarmidji, Minggu (12/5) malam.

Dia juga meminta kepada para pelaku UKM bisa di rangkul dan dikumpulkan di lokasi Ramadan Fair. Sehingga kedepan bisa lebih ramai dan meriah. "Kemudian sosialisasinya juga harus baik sehingga masyarakat banyak yang tahu kalau eventnya di pusatkan di sini," ujarnya. 

Dikesempatan yang sama, Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono yang ikut hadir dalam Safari Ramadan Pemprov tersebut mengatakan, jika bulan suci Ramadan merupakan untuk introspeksi diri, saling menghormati dan menghargai. Apalagi Singkawang merupakan kota tertoleran se-Indonesia. "Tidak gampang untuk mewujudkan suatu kota menjadi kota yang tertoleransi. Terlebih dari 34 provinsi ada 516 Kabupaten/Kota yang ada di Indonesia," katanya. 

Bayangkan, dengan segala upaya Pemerintah Kota dan masyarakat, Singkawang bisa ditunjuk sebagai kota tertoleransi se-Indonesia. Kemudian disusul Salatiga dan Pematang Siantar (Sumut).

Menurutnya, Provinsi Kalbar juga ditunjuk sebagai provinsi yang berkinerja terbaik dalam mengelola kerukunan umat beragama se-Indonesia, kemudian disusul DKI dan Aceh. 

Dia pun bersyukur, untuk agenda-agenda yang lain seperti Pilkada dan Pemilu serentak sudah berjalan dengan aman dan lancar. "Tanggal 11 Mei kemarin, semua rangkaian Pilpres dan Pileg sudah selesai. Bahkan hasilnya pun sudah kita kirim ke pusat," ujarnya. 

Menurutnya, Kalbar salah satu dari sembilan provinsi yang tercepat mengirimkan hasil penghitungan suara. "Ini yang harus kita jaga betul-betul baik Provinsi Kalbar maupun Kota Singkawang untuk bisa menunjukkan eksistensinya sebagai kota tertoleransi," ungkapnya. 

Agenda apapun yang akan dilaksanakan di Kalbar atau Singkawang diharapkan semuanya bisa berjalan dengan aman dan lancar. "Sehingga ini perlu dijaga bersama-sama oleh seluruh masyarakat," pintanya. 

Menurutnya, Singkawang dari tahun ke tahun harus ada perubahan. Seperti acara Ramadan Fair telah menunjukkan perubahan ke arah yang baik bagi Kota Singkawang.  "Silahkan untuk hari besar keagamaan yang lain juga bisa dikemas dengan baik," tuturnya. 

Terlebih, dirinya bersama Gubernur berkomitmen untuk terus memajukan Kalbar. "Kalbar harus maju terlebih di era digitalisasi sekarang ini, saya harap manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya," pesannya. 

Jadi, Kalbar jangan jalan ditempat, tetapi harus maju. Mulai dari Pemdanya, Polresnya, Kodimnya dan seluruh Stakeholder bisa bergandengan tangan untuk menyamakan langkah dan visi misi untuk membangun Singkawang untuk Kalbar. (har)

Berita Terkait