Gubernur Kalbar : TNI-Polri Bersinergi Wujudkan Kalbar Aman

Gubernur Kalbar : TNI-Polri Bersinergi Wujudkan Kalbar Aman

  Rabu, 10 July 2019 15:25

Berita Terkait

PONTIANAK--Gubernur Kalbar H Sutarmidji menyampaikan ucapan Selamat Hari Ulang Tahun Bhayangkara Ke 73 kepada Kepolisian Republik Indonesia.

"Kita terus melakukan mewujudkan sinergitas untuk percepatan pembangunan di Kalbar. Pembangunan itu baru bisa lancar kalo kondisi lapangan itu kondusif, Pemprov Kalbar dan TNI-Polri bersinergi wujudkan Kalbar yang aman, damai dan sejahtera," ucap Sutarmidji, saat menghadiri HUT Bhayangkara Ke 73 di Lapangan Bhayangkara Jananugara Polda Kalbar, Rabu (10/7).

Adapaun salah satu wujud sinergitas antaranya yaitu melaunching pembangunan Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Kalimantan Barat di Kota Singkawang.

"Saya berharap kedepan lahirnya polisi yang profesional dan berprestasi itu dari tempaan kalimantan barat, sehingga polisi yang melindungi, mengayomi dan melayani," tuturnya.

Dirinya juga meminta kepada masyarakat agar bersifat positif saat pihak kepolisian dalam menegakkan hukum jangan dipandang sebagai hal negatif.

"Kita perlu sosialisasikan ke masyarakat, ketika Polisi menegakkan suatu aturan perundang-undangan jangan dianggap sebagai kriminalisasi. Kenapa itu terjadi, selama ini hal-hal yang melaggar aturan sering ditoleransi sehingga ketika itu terakumulasi aturan harus ditegakkan orang menganggap itu adalah kriminalisasi," pesannya.

Lanjutnya, untuk tantangan kedepan bagi pihak kepolisian yaitu aturan yang ada saat ini akan tersaingi dengan kemajuan teknologi apapun termasuk kualitas kejahatan kedepannya.

"Tantangan Polri kedepan aturan selalu satu langkah kebelakang dari pada kemajuan teknologi apapun, termasuk kualitas kejahatan kedepannya. Nah aturan belum terjangkau untuk melahirkan hukum itu hakim, Polisi dan Jaksa maupun penegak hukum tidak bisa melahirkan hukum dan tidak bisa menafsirkan pasal-pasal hukum itu tidak gampang, jadi jangan menganggap satu kasus lama ditangani bukan karena sengaja melainkan mencari pasal yang tepat," ujarnya.

Upacara Peringatan  HUT Bhayangkara yang dilaksanakan di Lapangan Bhayangkara Jananugara dengan Inspektur Upacara Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono juga dihadiri Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Herman Asaribab, Gubernur Kalbar H Sutarmidji,  Lanud Supadio Marsma TNI Palito Sitorus, Wadan Lantamal XII Kolonel Mar Bambang Hadi Suseno.

Presiden RI Ir H Joko Widodo mengatakan Kerja keras dan pengabdian Polri, telah dirasakan hasilnya oleh seluruh masyarakat Indonesia. 

Situasi keamanan dalam negeri sepanjang tahun 2018 dan 2019 terpelihara dengan baik. Polri dan TNI telah mengamankan seluruh perhelatan internasional yang diselenggarakan Pemerintah, yaitu Asian Games, Asian Para Games, serta IMF-World Bank Annual Meeting 2018. Polri dan TNI juga telah mengamankan penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2018 dan Pemilu Tahun 2019, sehingga terselenggara dengan aman, damai, dan demokratis.

Seluruh agenda kemasyarakatan juga dapat terselenggara dengan aman, mulai dari perayaan  Natal 2018, Tahun Baru 2019, sampai dengan Ramadhan dan Idul Fitri 2019. Kita juga merasakan  situasi kamtibmas yang kondusif, arus mudik dan arus balik berjalan dengan lancar, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan terjamin di seluruh wilayah Indonesia.

Selain itu, bersama dengan seluruh pemangku kepentingan, Polri turut terlibat aktif dalam penanggulangan bencana yang terjadi di berbagai wilayah di tanah air.

"Polri juga telah mengungkap berbagai kejahatan, mulai dari kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat, kemudian kejahatan lintas negara seperti terorisme, perdagangan narkotika, perdagangan orang, dan kejahatan siber, lalu kejahatan berimplikasi kontinjensi seperti konflik sosial, kerusuhan massa, dan unjuk rasa anarkis, sampai dengan kejahatan terhadap kekayaan negara seperti illegal logging, illegal fishing, dan tindak pidana korupsi. Termasuk dalam menindak kejahatan tindak pidana korupsi, sepanjang tahun 2018, Polri telah berhasil mengungkap kerugian negara senilai Rp 2,9 triliun dan menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 2,3 triliun," kata Presiden RI dalam amanat tertulis yang disampaikan Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono saat menjadi Irup HUT Bhayangkara Ke 73 dilapangan Bhayangkara Jananugara Polda Kalbar. 

Ke depan, tantangan yang dihadapi Polri dalam memelihara keamanan dalam negeri akan semakin kompleks.Terorisme dan radikalisme masih menjadi potensi ancaman bagi stabilitas keamanan dalam negeri. 

Selain itu, pesatnya perkembangan teknologi informasi juga mendorong semakin besar dan beragamnya potensi kejahatan di ruang siber. Demikian pula penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian, menjadi ancaman bagi kerukunan, persatuan, dan kesatuan bangsa kita.

"Berbagai kejahatan lintas negara, seperti peredaran narkotika dan human trafficking terusmemerlukan penanganan secara profesional. Kejahatan terhadap kekayaan negara, seperti tindak pidana korupsi, illegal fishing, illegal mining, dan illegal logging, harus diberantas demi melindungi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara," jelasnya.

Demikian pula kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat, harus ditindak secara tegas dan berkeadilan guna memberikan rasa aman bagi 
masyarakat.

Kemudian Presiden juga  menyampaikan beberapa instruksi sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas: Pertama Terus tingkatkan kualitas sumber daya manusia Polri, guna menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks, serta untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Kedepankan strategi pemolisian proaktif dan tindakan humanis dalam mencegah dan menangani berbagai permasalahan sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat.

"Terus tingkatkan kualitas pelayanan publik yang modern, mudah, murah, cepat, secara konsisten dan berkelanjutan. Tingkatkan profesionalisme dalam penegakan hukum, guna mewujudkan
penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan," ujarnya. 

Disisi lain, Perkuat koordinasi dan kerja sama dengan TNI, Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, serta masyarakat, dalam memelihara keamanan dalam negeri.(humas pemprov)

Berita Terkait