Genjot Pembentukan DOB

Genjot Pembentukan DOB

  Sabtu, 21 April 2018 07:30
KOMITMEN: Calon Gubernur Kalbar, Milton Crosby bersama relawan dan pendukung. Milton tetap komit memekarkan wilayah Kalimantan Barat demi menggenjot pembangunan.

Berita Terkait

PONTIANAK—Calon Gubernur Kalimantan Barat nomor urut satu, Milton Crosby mengatakan dalam visinya mewujudkan Kalbar era baru, ia akan mendorong pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) provinsi maupun kabupaten. Ia optimistis bahwa pemekaran bakal mempercepat kemajuan dan pemerataan pembangunan.
Dalam berbagai kesempatan, Milton telah menyebutkan tentang begitu luasnya wilayah Kalbar. Dari analisisnya, wilayah Kalbar bisa terbagi atas tiga provinsi dan 25 kabupaten/kota. Sementara, saat ini Kalbar hanya terdiri atas satu provinsi dan 14 kabupaten/kota. Ia menilai rentang kendali pembangunan dan pelayanan akan menjadi lebih dekat jika DOB bisa diwujudkan. Dana dari pemerintah pusat akan lebih banyak mengucur ke wilayah ini. Karena itu, kehadiran provinsi maupun kabupaten baru sangat dibutuhkan di Kalbar.
Visi untuk mewujudkan DOB ternyata juga menjadi keinginan banyak masyarakat. Hal ini terungkap saat Milton berdialog dengan masyarakat dalam kunjungannya ke berbagai daerah sebagai calon gubernur. Warga antara lain meminta pembentukan kabupaten baru diperjuangkan. 
Milton menyebutkan, jika terpilih menjadi gubernur, ia akan sepenuhnya berjuang untuk mewujudkan DOB. Segala persyaratan akan dilengkapi sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku. Apabila kelengkapan berkas secara administrasi telah terpenuhi maka tidak ada alasan baginya untuk tidak mendorong sampai ke pusat.
Kesungguhan Milton dalam memperjuangkan DOB juga terlihat dari perjuangan Kapuas Raya. Diamanahi sebagai koordinator pembentukan Kapuas Raya, Milton terus bergerak dan melangkah. Pemerintah pusat sudah mengeluarkan amanat presiden (Ampres) untuk Kapuas Raya. Sejumlah kabupaten di Kalbar juga sudah mengantongi Ampres antara lain calon DOB Kabupaten Banua Lanjak, Sekayam Raya, dan Tayan.
Ia mengatakan kini memang pemerintah pusat melakukan moratorium terhadap DOB. Namun bukan berarti menghentikan. Karena saat moratorium saja, Provinsi Kalimantan Utara dapat terbentuk sebagai DOB. Kendati Kapuas Raya lebih awal diperjuangkan dibanding Kalimantan Utara. Kini provinsi termuda di Indonesia itu, lanjutnya, sudah bisa menikmati kucuran dana pusat tanpa mengurangi porsi provinsi induk. (stm) 
   
  

 

Berita Terkait