Gelar Posko Kesehatan di Titik Keramaian Mudik

Gelar Posko Kesehatan di Titik Keramaian Mudik

  Senin, 3 June 2019 09:00
PEMERIKSAAN KESEHATAN: Para pengemudi bus diperiksa kesehatannya, terkait tekanan darah, kolesterol, asam urat, alkohol, narkoba, dan lain-lain.

Berita Terkait

Dinkes Kalbar dan Kubu Raya, PMI, Dishub, BNNP

DINAS Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat berkerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, PMI, Dinas Perhubungan, dan BNNP Kalbar membuka posko mudik pemeriksaan kesehatan di Terminal Antar Lintas Batas Negara (ALBN) Sungai Ambawang, Jumat, 31 Mei 2019.

“Ini kegiatan pemeriksaan kesehatan yang kami lakukan dalam rangka hari raya lebaran, setiap tahun. Salah satunya pada Terminal bus ALBN di Ambawang, kaitannya dengan deteksi dini kesehatan para pengemudi bus antara negara. Tujuannya untuk memberikan keamanan pada para penumpang. Ini upaya pencegahan dan pengamanan penumpang yang akan melakukan mudik lebaran,” jelas drg Hary Agung Tjahyadi MKes, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kalbar.

Para pengemudi bus mendapat pemeriksaan kesehatan, serta pemeriksaan laboratorium terkait asam urat, kolesterol, gula darah, termasuk alkohol dan narkoba. “Kami kerja sama dengan BNNP Kalbar dan Dinkes Kubu Raya,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan langsung diketahui para pengemudi. Mereka pun mendapatkan konsultasi dari dokter terkait untuk lebih meningkatkan kesehatan diri. Jika hasilnya, tingkat kesehatannya tidak layak, akan dikomunikasikan langsung ke pemilik bus.

“Tingkat kesehatan yang layak menjadi komitmen kita semua. Baik tenaga kesehatan maupun pengemudi dan pemilik bus antar negara,” katanya.

Hary menambahkan, selama mudik lebaran, posko kesehatan ada disemua titik keramaian yang berkaitan dengan transportasi, seperti di terminal laut dan udara, termasuk terminal air di Rasau Jaya. “Hampir semua titik yang berkaitan mudik lebaran, ada pos kesehatan terpadu dinas kesehatan bersama kepolisian dan dinas perhubungan,” ujarnya.

Selain itu, jajaran dinas kesehatan juga menyiapkan sekitar 175 puskesmas  di Kalbar yang siap melayani pemudik selama 24 jam. “Pengorganisasiannya di masing-masing kabupaten/kota dalam mempersiapkan puskesmas, terutama di jalur mudik. Rumah sakit saya kira siap, karena pasti 24 jam bisa memberikan layanan rujukan,” katanya.

Posko kesehatan di Terminal ALBN Ambawang direspon positif para pengemudi bus, salah satunya Suyitno (51). Supir bus rute Pontianak - Sintang ini senang mendapatkan pemeriksaan kesehatan sebelum mengemudi.

“Kami merasa lebih nyaman, karena tahu apa kekurangan kita. Penyakit kita tahu. Ada pemeriksaan darah, kolesterol, darah, dan asam urat. Lalu tadi disuruh tahan napas. Semua normal,” ujarnya.

Suyitno berharap, pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi bus antara negara bisa dilakukan lebih sering, tidak hanya dimomen lebaran. “Kalau bisa agak sering, beberapa bulan sekali. Agar kami lebih tenang, karena kami malah selalu melek mengemudi,” tutupnya. (*)

Berita Terkait