Gelar Doa Bersama Bagi Kedamaian

Gelar Doa Bersama Bagi Kedamaian

  Sabtu, 9 March 2019 10:24
SAMBUTAN: Wakil Bupati Sintang Askiman saat memberikan sambutan dalam kegiatan doa bersama Kesatuan Umat Damailah Indonesiaku, Kamis (7/3). HUMAS PEMKAB SINTANG FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

SINTANG-Ratusan jemaat dari berbagai denominasi gereja mengahdiri doa bersama Kesatuan Umat Damailah Indonesiaku yang digelar di Gedung Pancasila, Kamis (7/3). Pelaksanaan doa tersebut merupakan doa secara nasional yang serentak dilaksanakan  di 400 kota di Indonesia. Dihadiri oleh Wakil Bupati Sintang Askiman, doa nasional tersebut diinisiasi oleh Jaringan Doa Nasional dan My Home Indonesia.

Ketua Panitia Doa bersama, Pdt. Jabokser Girsang menyampaikan pelaksanaan doa bersama ini diikuti oleh jemaat Kristen dari berbagai denominasi gereja dan dari berbagai suku yang tinggal di Kabupaten Sintang. “Kita beda suku, bahasa dan adat, tetapi kita bisa bersatu. Terima kasih sudah hadir disini untuk mendoakan bangsa Indonesia supaya tetap damai,” ungkapnya.

Sementara, Wakil Bupati Sintang Askiman dalam sambutanya mengatakan acara ini dapat diinisiasi oleh Jaringan Doa Nasional, My Home Indonesia dan Transform World Connection Indonesia serta didukung Aras Gereja Nasional. Kegiatan yang serentak di laksanakan di 400 kota di Indonesia itu menurutnya menjadi ajang untuk mempersatukan umat.

“Puji Tuhan karena Kabupaten Sintang bisa melaksanakan doa bersama ini diwaktu bersamaan dengan kota lain di Indonesia. Kegiatan ini sangat baik dan positif bagi umat kristiani di Indonesia dan kabupaten Sintang ini. Mari kita doakan agar bangsa Indonesia tetap damai,” Ajak Askiman.

Askiman  merasa bangga karena hingga kini bangsa Indonesia tetap dalam keadaan damai. Menurutnya sebagai pengikut Kristus, umat harus mampu hidup damai dengan agama apapun, suku apapun. “Perbedaan itu ibarat pelangi yang indah dipandang,” tuturnya.

Askiman mengatakan, Yesus Kristus sudah memberikan perintah agar mengasihi orang lain layaknya mengasihi diri sendiri. Bahkan ada pula perintah dan ajaran Yesus Kristus agar mengasihi musuh. “Ini perintah yang akan membuat damai kita semua,” kata dia.

Askiman juga sempat menyinggung momen Pemilu yang saat ini hangat diperbincangkan. Ia mengatakan bahwa ada banyak ujaran kebencian dan memancing suasana yang tidak damai. Karena itu, Umat Kristiani diharapkannya tidak terpancing dan ikut memperkeruh suasana.

“Tetap teguh menjalankan ajaran kasih. Jangan kita larut dengan kepentingan politik dan perdebatan yang menghabiskan energi. Sikapi suasana yang ada dengan bijaksana. Nyatakan dengan penuh kasih dan dengan kesadaran hati yang tulus untuk menyerukan damailah Indonesiaku,” katanya mengakhiri. (sti)

Berita Terkait