Gastronomi Indonesia Angkat Kekayaan Kuliner Pontianak

Gastronomi Indonesia Angkat Kekayaan Kuliner Pontianak

  Jumat, 22 March 2019 16:26
GASTRONOMI: Menu-menu yang disajikan dalam Gastronomi Indonesia bersama Hotel Gajahmada Pontianak, Kamis (21/3).

Berita Terkait

Sababay Winery kembali mengadakan rangkaian acara Gastronomi Indonesia bersama Hotel Gajahmada Pontianak, Kamis (21/3) malam. Selain memperkenalkan seni yang berhubungan dengan kenikmatan dari makan dan minuman, kegiatan ini juga berupaya mengangkat kekayaan kuliner nusantara. 

IDIL AQSA AKBARY, Pontianak

Untuk kedua kalinya Gastronomi Indonesia hadir di Pontianak, antusias masyarakat semakin tinggi untuk datang ke acara ini. Sebanyak 100 meja yang disiapkan panitia semuanya penuh terisi. 

Pada acara kali ini, Sababay Winery berkolaborasi dengan tiga chef ternama yaitu, Chef Oka, Chef Ronald dan Chef Budi Lee. Ketiganya berkolaborasi menghasilkan menu makan malam lengkap dimulai dari menu pembuka, menu utama, sampai penutup.  Yang kesemuanya terinspirasi dari kekayaan rempah khas Indonesia seperti daun kemangi, daun sereh dan bumbu rempah lainnya. 

Seperti biasanya gastronomi berusaha memberikan kenikmatan dari makan dan minuman. Dengan tema Sparks of the Spices, tahun ini Sababay kembali mengangkat kekayaan kuliner khas Indonesia dipasangkan dengan seri wine terbaru yakni Sababay Sparkling Series.

"Indonesia dengan ragam suku budaya dan kekayaan alam yang melimpah memiliki berbagai macam kuliner khas daerah yang unik dan tidak dimiliki oleh negara lain," ungkap Chef Oka saat jumpa pers, Kamis (21/3) sore. 

Kekayaan kuliner di Indonesia lanjut dia bukan hanya menunjukan rasa khas daerah di Indonesia, tetapi juga sebagai refleksi budaya dan sejarah unik Indonesia. Seperti di Pontianak sendiri menurutnya banyak kuliner khas yang jika diolah dengan baik tentu bisa bersaing dengan kuliner ala western. 

"Intinya kami berusaha memanjakan lidah para tamu yang hadir. Wine dinner kali ini dengan sensasi rasa masakan yang kaya akan rempah-rempah Indonesia," ujarnya. 

Adapun menu-menu yang disajikan antara lain, Arancini Kemangi. Yakni menu yang menonjolkan cita rasa Indonesia dalam appetizer hasil adaptasi dari Italia. Lalu ada Nyonya Kari yaitu mengombinasikan antara makanan laut dengan daging merah versi Indonesia. Menggabungkan udang dengan daging sapi dan daging domba yang dipadukan dengan bumbu rempah kari ala peranakan. "Kesempurnaan terjadi ketika kesegaran dan keasaman buah-buahan tropis dari reserve white bertemu dengan rempah yang terkandung dalam bumbu kari," jelasnya. 

Selain itu menu lainnya ada Lamb & Beef Kofta-Lambrusco, Ascaro dan makanan penutup bernama Moscato Panna Cotta with Fruits. 

Menurut Chef Ronald mereka sangat meyakini bahwa melalui acara ini dapat mulai menumbuhkan kesadaran akan kekayaan Gastronomi Indonesia. Ke depan mereka juga akan berusaha menggali kuliner-kuliner khas Pontianak atau Kalbar yang dinilai tak kalah kayanya dengan daerah lain. 

"Di sini kami juga ingin membuktikan bahwa makanan dan wine asli Indonesia dapat bersaing di dunia internasional dan juga menunjukan bahwa Indonesia Bisa," pungkasnya.**

Berita Terkait