Gagas Bangunan Bersama

Gagas Bangunan Bersama

  Kamis, 8 September 2016 09:30
BERSAMA: Kapolda Kalbar Irjen Pol Musyafak bertemu dengan Bupati Sambas, Atbah Rohaimin Suhaili.

Berita Terkait

SAMBAS- Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs Musyafak SH MH mengharapkan adanya “Bangunan Bersama” yang disitu ada unsur pemerintah, kepolisian, TNI serta instansi terkait lainnya di pintu masuk perbatasan di Kabupaten Sambas.

 
"Kita harapkan adanya infrastruktur pendukung, misalnya di pintu masuk di perbatasan, dibangun di satu lokasi yakni kantor camat, markas polsek, markas koramil serta kantor instansi terkait lainnya".

Hal tersebut disampaikan Kapolda Kalbar saat kegiatan silaturahmi dengan Forkopimda dan Tokoh masyarakat Kabupaten Sambas, Rabu (7/9). Orang nomor satu di Kepolisian Kalimantan Barat ini menyebutkan jika itu bisa direalisasikan. Pengawasan di perbatasan akan lebih baik lagi. Dalam kesempatan tersebut, Musyafak juga menegaskan Sambas sebagai daerah yang memiliki wilayah perbatasan.

Menjadi daerah rawan adanya aksi penyelundupan termasuk narkoba yang beberapa kali berhasil diungkap jajarannya.

“Saya tegaskan untuk narkoba tidak ada ampun. Karena kita wilayah perbatasan sudah barang tentu menjadi kerawanan. Dan untuk penyelundupan harus kita sikat. Ini adalah beberapa penekanan yang sampaikan kepada Kapolres Sambas dan seluruh jajarannya, agar tugas polri di perbatasan ditingkatkan,” katanya.

Mengenai penambahan personil. Kapolda Kalbar menyatakan akan ada penambahan (personil) termasuk sarana dan prasarana pendukungnya. Dan itu dilakukan bertahap terlebih dengan naiknya tipe Polda Kalbar.

Kapolda juga berharap kepada Bupati Sambas. Untuk terus menjalin sinergi dengan aparat keamanan lain, baik itu kepolisian, TNI serta instansi lainnya. “Saya sudah sampaikan, sinergi antara bupati, kapolres dan dandim terus dibangun. Karena dengan bersama-sama (bersinergi) seberat apapun permasalahan yang dihadapi akan menjadi

ringan. Terlebih panjang perbatasan di Sambas sekitar 90 kilometer, itu tidak pendek dan itu belum seluruh wilayah Sambas,” katanya.

Kapolda juga sudah menyampaikan kepada Kapolres Sambas bersama jajarannya. Membangun sinergi bersama pemerintah kabupaten dan institusi lainnya, dengan baik. “Saya sudah tegaskan kepada seluruh Anggota Polres Sambas selain melaksanakan tugas dengan baik. Harus bersinergi dengan pemda dengan baik. Hal ini sebagai upaya mendukung program pemerintah. Kalau sudah bersinergi akan terbangun komunikasi

sehingga mudah dalam rangka melakukan program ke depannya,” kata Kapolda Kalimantan Barat.

Menurutnya, sinergi dengan pemerintah ataupun instansi terkait merupakan hal penting dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kalau aman, maka pembangunan akan lancar. Termasuk banyaknya investor yang senang untuk menanamkan investasinya di Sambas,” katanya. Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc (ARS) menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolda Kalbar di Sambas.  “Kapolda sangat terbuka, sangat care dengan Sambas. Kapolda begitu terbuka mengungkapkan keinginannya terhadap Pemkab dan jajarannya di Polres Sambas. Untuk melakukan kerja sama, membangun sinergi dalam menangani hal yang berkaitan kamtibmas dan penyakit masyarakat. Kita akan bekerja sama dan bersinergi kemudian membangun komunikasi dengan jajaran

kepolisian. Kapolda sendiri, juga sangat tegas dengan anak buah jika ada yang main, sangat tegas kepada pihak yang bermain terutama narkoba dan pelanggaran hukum lainnya,” katanya.

Atbah juga melihat, munculnya aura positif dari kunjungan Kapolda. Sehingga polisi ke depannya dibawah kepemimpinannya menjadi polisi santun, sayang, ramah, dicintai masyarakat di Kabupaten Sambas dan itu sesuai dengan arti nama Kapolda, Musyafak.(fah)

Berita Terkait