Finalis Paperta Beraudiensi dengan Bupati

Finalis Paperta Beraudiensi dengan Bupati

  Jumat, 16 March 2018 11:00
AUDIENSI: Finalis Paperta Kubu Raya tampak antusias mengikuti audiensi dengan Bupati Kubu Raya.Ashri isnaini/pontianak post

Berita Terkait

Bahas Pengembangan Pariwisata 

SUNGAI RAYA–Puluhan finalis putera-puteri pariwisata Kubu Raya, Kamis (14/3) menggelar audiensi bersama Bupati Kubu Raya. Tujuannya ingin menyamakan visi dan misi pemerintah daerah untuk mendorong kemajuan pariwisata Kubu Raya. 

Ruang rapat kantor Bupati Kubu Raya, Kamis pagi didatangi puluhan finalis putera-puteri pariwisata Kubu Raya. Tidak hanya bersilaturahmi, kedatangan mereka juga ingin mengulas sejumlah potensi sumber daya alam di kabupaten ini yang bisa dikembangkan menjadi ikon dan salah satu pusat pariwisata di Kalbar. 

Finalis Putera Pariwisata asal Kecamatan Sungai Kakap, Andi menginginkan agar pemerintah Kubu Raya melalui Dinas terkait megembangkan desa wisata kabupaten ini, pasalnya dia melihat hingga saat ini cukup banyak potensi alam yang bisa dikembangkan di Kubu Raya. 

“Misalnya di Desa Punggur, yang saat ini menghasilkan banyak buang langsat berkualitas. Buktinya sudah banyak langsat Punggur di ekspor kenegara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Brunai Darussalam,” terangnya. 

Melihat cukup banyak langsat yang diekspor ke negara tetangga membuat Andi berharap, agar pemerintah daerah setempat bisa mengelola dan mengembangkan potensi desa yang ada, termasuk pengembangan tanaman buah dan sejumlah potensi alam lainnya. 

“Saya yakin, jika dikelola dengan maksimal, maka potensi sumber datya alam yang ada ini bisa memberikan konstribusi besar dalam mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan masyarakat di Kubu Raya,” paparnya. 

Menanggapi usulan tersebut, Bupati Kubu Raya, Rusman Ali mengaku akan berupaya mengoptimalkan  pengembangan potensi alam di Kubu Raya. 

“Pengembangan potensi alam terutama bidang pariwisata ini secara bertahap akan terus kami dorong. Agar pengembangannya berjalan lancar saya berharap ada dukungan penuh dari masyarakat dan seluruh pihak terkait lainnya,” ucap Rusman Ali.

Orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Kubu Raya ini pun mengaku dalam waktu dekat akan membuat sayembara logo yang akan digunakan sebagai acuan untuk membangun tugu di bundaran Alianyang. 

“Sayembara logo untuk tugu yang akan kami bangun ini harus berbagambar benteng mangrove. Karena mangrove ini merupakan salah satu ikon di Kubu Raya,” ujarnya. 

 Rusman Ali pun mengaku akan mengundang sejumlah juri dari kalangan professional untuk menilia semua karya yang masuk untuk sayembara logo untuk tugu yang rencananya akan dibangun di Bundaran Alianyanng ini. 

Bulan ini undang para perancang benteng dan mangrove di bundaran Alianyanga. Nanti Ari Deaw juri pilihnya, anggarkan tahun 2018. “Yang jelas harus ada benteng Kubu Raya dan mangrove, karena potensi alam khas di kubu raya. (ash)

Berita Terkait