Final Liga Champions, Siklus 10 Tahunan Mendukung The Reds

Final Liga Champions, Siklus 10 Tahunan Mendukung The Reds

  Sabtu, 26 May 2018 11:13
Perjalanan Liverpool musim ini bisa jadi bagian dari siklus 10 tahunan di Liga Champions. (AFP)

Berita Terkait

REAL Madrid memang masih kokoh sebagai satu-satunya klub Eropa yang meraih trofi Liga Champions paling banyak. Sepanjang sejarah gelaran kompetisi yang dulu bernama Piala Champions ini, Los Blancos sudah mengoleksi 11 trofi. Dua di antaranya diraih secara beruntun pada dua musim ke belakang.

Namun demikian, ketika berbicara sejarah, Real Madrid justru punya peran dalam 'memberi' trofi Liga Champions bagi Liverpool. Tim yang akan dihadapi di final Liga Champions di Stadion Olimpiyskyi, Kyiv, Ukraina, Minggu (27/5) dini hari nanti. Madrid menjadi awal dari siklus 10 tahunan saat Liverpool juara Liga Champions.

Kembali ke masa awal era Liga Champions pada dekade 1950-an, di mana Real Madrid menjadi penguasa dengan lima trofi beruntun. Salah satunya diraih Los Blancos pada 1958.

[liverpool juara liga champions 1978]
Skuad Liverpool saat menjuarai Liga Champions 1978. (Telegraph)

Berselang 10 tahun kemudian, 1968, Manchester United menorehkan sejarah sebagai klub Inggris pertama yang mampu meraih trofi kompetisi paling elite di Benua Biru. Berjarak satu dekade berikutnya, Liverpool pun sukses meraih trofi kedua mereka sepanjang sejarah Liga Champions pada 1978.

Maju ke dekade 1990-an, Madrid kembali menjadi penguasa Liga Champions pada 1998. Diikuti oleh Manchester United dengan jarak yang sama, 10 tahun kemudian. Kini, 10 tahun setelah Setan Merah menjadi juara Liga Champions, Liverpool tampil di partai final.

Boleh jadi ini hanya sebuah kebetulan. Tapi boleh jadi juga ini adalah sebuah siklus 10 tahunan yang terjadi saat ada angka '8' di belakang tahun. Setidaknya ini menjadi sebuah fakta menarik yang semakin meramaikan atmosfer final Liga Champions musim ini.

(adw/JPC)

Berita Terkait