FAD Kalimantan Barat Memperingati Hari Anak Nasional

FAD Kalimantan Barat Memperingati Hari Anak Nasional

  Senin, 3 September 2018 10:00
FLASHMOB: FAD Kalimantan barat mengadakan Charity Day untuk memperingati Hari Anak Nasional. Flashmob menjadi puncak acara yang bertujuan untuk memberi semangat kepada sahabat forum anak di Lombok.

Berita Terkait

Satu Gerak Menyatukan Hati

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli yang lalu, Forum Anak Kalimantan Barat mengadakan Charity Day. Satu Gerak Menyatukan Hati menjadi tema yang diusung Charity Day yang diadakan pada Minggu (2/9) di area Car Free Day Pontianak.

“Charity Day ini emang buat memperingati Hari Anak Nasional. Peringatannya agak telat karena kita ada kendala dari pihak instansi. Akhirnya Forum Anak Kalimantan Barat berinisiatif mengumpulkan dana sendiri. Kita juga dibantu oleh para alumni yang sigap menolong terselenggaranya acara,” ujar Septian Nanda, Ketua Panitia Charity Day. 

Charity Day dimulai dengan fun running. Fun running dimaksudkan untuk memberikan semangat pada sahabat-sahabat yang menjadi korban bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan dilanjutkan dengan deklarasi hak anak. Deklarasi ini dibacakan oleh perwakilan para anak yang diikuti oleh seluruh peserta. Charity Day juga mengadakan aksi cap 1000 jari untuk stop kekerasan terhadap anak.

Puncak acara dari kegiatan ini ditandai dengan flashmob. Forum Anak Kalimantan Barat berharap tiap satu gerakan dari para peserta menyumbangkan satu semangat bagi sahabat forum anak di Lombok. 

“Kita tuh ngeliat kalo anak-anak di Lombok udah banyak dapat bantuan sembako, pakaian dan lain-lain. Tapi mereka kurang mendapatkan semangat. Makanya kita mengagendakan fun running dan flashmob untuk memberikan mereka semangat,” tambah Septian.

Di lokasi acara pun Forum Anak Kalimantan Barat udah menyediakan kotak-kotak untuk donasi pada korban gempa Lombok. Forum Anak Kalimantan Barat udah bekerja sama dengan Anak Lereng Merapi dan Forum Anak Yogyakarta untuk mendirikan sekolah darurat di Lombok dari hasil Charity Day.

“Persiapan koreo flashmob sejak satu bulan sebelumnya. Kita pilih bikin flashmob nih karena anak-anak  lebih suka kegiatan yang rame-ramean. Gerakan flashmob juga nggak susah. Koreonya mudah dilakukan oleh banyak orang. Flashmob ini sebagai bukti kalo anak-anak Kalimantan Barat sangat solid bergerak menyatukan hati,” ucap Eki Prayoga, koreografer flashmob.

Charity Day ini diikuti oleh ±500 peserta yang turut serta mengikuti semua rangkaian acaranya. “Overall, Charity Day ini seru banget. Acara ini mengajarkan kita kalo di dunia ini kita punya komunitas yang ngebentuk diri kita jadi lebih baik lagi. Gerakan-gerakan flashmob-nya juga nggak susah. Apalagi tiap gerakan yang kita lakukan dalam acara ini bertujuan untuk menyatukan hati dan memberi semangat pada teman-teman di Lombok,” pungkas Brigida Emalia Gusbi, salah satu peserta Charity Day. (ind) 

Berita Terkait