Erlina Prioritaskan Tiga Hal

Erlina Prioritaskan Tiga Hal

  Senin, 15 April 2019 13:19
LANTIK : Gubernur Kalbar Sutarmidji saat melantik Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mempawah periode 2019-2024 Erlina Ria Norsan-Muhammad Pagi di Pendopo Gubernur Kalbar, Minggu (14/4).

Berita Terkait

Bupati dan Wakil Bupati Mempawah Dilantik

PONTIANAK - Gubernur Kalbar Sutarmidji melantik Bupati dan Wakil Bupati Mempawah periode 2019-2024 Erlina Ria Norsan-Muhammad Pagi, Minggu (14/4). Dengan dilantiknya kepala daerah yang baru hasil Pilkada 2018 itu, diharapkan Mempawah bisa semakin maju.

Sutarmidji berpesan agar Bupati dan Wakil Bupati yang baru dilantik bisa membangun Kabupaten Mempawah. Mengingat daerah berjuluk Bumi Galaherang itu sudah cukup menjadi perhatian pemerintah.

Ada dua mega proyek yang sedang berjalan di sana, yakni pembangunan Pelabuhan Samudera dan Smelter Grade Alumunia Refinery (SGAR) atau pabrik hilirisasi bauksit. "Saya berharap kedua proyek ini betul-betul bisa berjalan dengan baik, tanpa gangguan apapun," ungkap Midji sapaan akrabnya. 

Menurutnya, ke depan banyak keuntungan yang didapat daerah dari pelabuhan samudera yang ditargetkan mulai beroperasi tahun ini. Salah satunya adalah pajak ekspor komoditas. Yang memang pembangunannya sudah direncanakan sejak era Gubernur Aspar Aswin. Karena melihat perkembangan perkebunan kelapa sawit yang tentu memerlukan industri hilir serta pelabuhan ekspor. 

"Ada bagian dari daerah yaitu bagi hasil pajak ekspor selama ini tak pernah dinikmati Kalbar sebagai daerah penghasil. Saat ini, ekspor hanya melalui Belawan dan Tanjung Perak," terangnya. 

Selain itu, Midji juga mengingatkan agar kepala daerah yang baru dilantik segera menyelaraskan program pembangunan yang ada. Yakni antara Pemkab Mempawah dengan program pembangunan Pemprov Kalbar. Sehingga ada percepatan-percepatan dalam pembangunan Kalbar secara umum.

Usai dilantik, Bupati Mempawah Erlina Ria Norsan mengatakan, ia bersama Wakil Bupati Muhammad Pagi siap bekerja secara maksimal. Mengingat pelantikan ini sudah cukup lama ditunggu sejak mereka dinyatakan terpilih pada Juli 2018 lalu.

Ia pun menanggapi pernyataan gubernur mengenai pembangunan dua mega proyek di Kabupaten Mempawah. Dari dua hal tersebut menurutnya yang harus segera dirumuskan adalah bagaimana masyarakat bisa ikut terlibat di dalamnya. "Jadi tenaga kerja tidak perlu ambil di luar, cukup masyarakat kita, yang belum ada pekerjaan bisa diberdayakan untuk sumbangsihnya di dalam dua mega proyek itu," katanya. 

Sementara dari sekian banyak visi misi yang sudah dirumuskan dan diutarakan saat kampanye lalu, Erlina menyebut ada tiga hal yang diprioritaskan dalam waktu dekat. Pertama mengenai penataan birokrat yang ada di Pemkab Mempawah. "Insyallah kami akan mencoba untuk menata ASN yang ada," terangnya. 

Lalu yang kedua bagaimana melanjutkan program-program pembangunan yang sudah dilaksanakan oleh bupati sebelumnya. Dan yang ketiga terkait pelayanan dasar kepada masyarakat, yakni membenahi permasalahan ketersediaan air bersih. 

"Selanjutnya baru kami tindaklanjuti visi misi yang sudah disampaikan. Yang tidak bisa disebutkan satu per satu di sini, karena banyak visi misi itu," paparnya. 

Erlina pun bersyukur karena bertepatan dengan hari pelantikan ini, juga merupakan hari ulang tahunnya yang ke-49. "Terima kasih kepada gubernur Kalbar dan wakil gubernur beserta jajaran, serta ibu gubernur beserta jajaran yang sudah menyiapkan surprise (ulang tahun), dua buah kue tart besar yang sudah disiapkan," pungkasnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Mempawah Muhammad Pagi menyatakan siap melaksanakan komitmen sesuai visi misi yang telah disusun. Sebagai wakil ia akan mendampingi dan melaksanakan tugas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. "Kemudian melaksanakan tugas sesuai apa yang diperintahkan oleh bupati," katanya singkat.

Seperti diketahui Erlina menjadi perempuan keempat yang menjabat kepala daerah di Kalbar melalui pemilihan langsung, setelah sebelumnya Juliarti (Mantan Bupati Sambas), Karolin (Bupati Landak), dan Tjai Chui Mie (Wali Kota Singkawang). Selain itu ia juga menjadi perempuan pertama yang berhasil meneruskan tampuk kepemimpinan suami (Ria Norsan) sebagai kepala daerah.

Sementara Muhammad Pagi merupakan pejabat birokrat eselon III kelima di daerah yang sama yang langsung membawahi pejabat eselon II, karena terpilih menjadi wakil kepala daerah. Setelah sebelumnya Henrikus (Kabupaten Ketapang), Rupinus (Kabupaten Sekadau), Idrus (Kabupaten Kayong Utara) dan Hermanus (Kabupaten Kubu Raya). (bar)

Berita Terkait